Dolar Australia Menguat, Sinyal Kebijakan Lebih Ketat?
Dolar Australia sedikit menguat terhadap Dolar AS pada hari Jumat dan mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Penguatan ini terjadi setelah rilis data PMI Australia yang menunjukkan aktivitas bisnis terus membaik. PMI Manufaktur naik ke 52,4 pada Januari, sementara PMI Jasa melonjak ke 56,0 dan PMI Komposit naik ke 55,5.
Data PMI yang kuat ini memperkuat harapan pasar akan kebijakan moneter yang lebih ketat dari Reserve Bank of Australia (RBA). Aktivitas ekonomi yang solid menunjukkan tekanan permintaan masih tinggi, sehingga ruang bagi bank sentral untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga tetap terbuka.
Sentimen positif juga didukung oleh data ketenagakerjaan Australia. Jumlah lapangan kerja bertambah 65,2 ribu pada Desember, berbalik dari penurunan bulan sebelumnya. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran turun ke 4,1%, lebih baik dari perkiraan pasar, sehingga semakin mendukung penguatan dolar Australia. (az)
Sumber: Newsmaker.id