Emas “Ngerem” Dekat ATH, Dolar Menguat
Emas (XAU/USD) lagi “ambil napas” dekat rekor tertingginya pasca reli kencang hari ini. Di sesi Eropa, pergerakannya cenderung konsolidasi karena dolar AS menguat tipis dari pelemahan semalam, sehingga sebagian pelaku pasar menahan diri buat tambah posisi baru—apalagi kondisi jangka pendek sudah overbought.
Sentimen risk-on juga ikut nahan emas, karena Trump berbalik arah soal Greenland yang bikin tensi geopolitik sedikit mereda. Saat pasar lebih tenang, minat ke aset safe haven biasanya berkurang, jadi emas tidak langsung lanjut “ngegas”.
Tapi ruang penguatan dolar juga dinilai terbatas karena ekspektasi pasar masih mengarah ke pemangkasan suku bunga Fed (setidaknya dua kali) di 2026. Ini biasanya tetap jadi penopang emas karena emas tidak memberi bunga, jadi ketika suku bunga turun, daya tarik emas relatif naik.
Kesimpulannya: meski ada potensi koreksi kecil, fundamentalnya masih mendukung. Jadi kalau ada pullback yang wajar, pasar cenderung menganggapnya sebagai peluang buy on dip, dan emas tetap berpeluang menutup pekan dengan kenaikan yang kuat.
Sumber: Newsmaker.id