Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pemerintah Jepang yang membuat investor buru-buru mencari aset aman.
Di Davos, Presiden AS Donald Trump menunjukkan tidak ada tanda mundur dari niatnya mengambil pulau Arktik itu. Situasi makin membuat pasar tegang setelah Perdana Menteri Greenland meminta masyarakat bersiap menghadapi kemungkinan invasi militer—meski ia menegaskan skenario itu kecil. Di tengah ketegangan tersebut, harga spot emas sempat menyentuh $4,781.19 per ons.
AS juga mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa—termasuk Jerman, Prancis, dan Inggris—yang menolak rencana pengambilalihan Greenland. Ancaman ini memunculkan kembali bayangan perang dagang yang bisa merusak pertumbuhan, sehingga investor cenderung mengurangi posisi berisiko.
Perang kata-kata di Davos ikut menegaskan cepatnya hubungan AS dan Eropa memburuk. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengkritik kebijakan dagang Trump, menilai Eropa perlu memperkuat kedaulatan agar tidak mengalami “vassalization dan blood politics”. Perdana Menteri Kanada Mark Carney bahkan menyebut tatanan internasional berbasis aturan “secara efektif sudah mati”.
Dari sisi pasar, ketegangan ini mengguncang kepercayaan, menekan dolar, dan memperbesar minat pada safe haven seperti logam mulia. Kondisi makin diperparah oleh “meltdown” obligasi pemerintah Jepang, yang menyoroti kekhawatiran fiskal negara-negara besar dan mendorong fenomena debasement trade—investor menjauhi mata uang dan obligasi pemerintah.
Daniel Ghali, ahli strategi komoditas senior TD Securities, mengatakan masalah di Jepang memicu “ketakutan debasement yang digerakkan pasar” di berbagai negara. Ia menilai reli emas adalah soal kepercayaan: “untuk saat ini, kepercayaan melengkung tapi belum patah—kalau sampai patah, momentum bisa bertahan lebih lama.” Pada 07:59 waktu Singapura, spot emas naik 0,3% ke $4,775.40, perak naik 0,3% ke $94.8940. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,1% setelah turun 0,5% dalam dua sesi sebelumnya, sementara platinum turun tipis dan palladium cenderung datar.
Sumber: Newsmaker.id