• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

15 January 2026 03:17  |

Emas-Perak Rally, Pasar Waspada—Aset Aman Jadi Primadona

Emas melesat ke rekor baru pada Rabu (14/1), disusul perak yang ikut “ngejar” penguatan, saat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi mendorong investor berbondong-bondong masuk ke aset aman. Dorongan tambahan datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, yang membuat logam mulia makin diincar.

Di pasar spot, emas naik 0,9% ke $4.628,68 per ons pada 13:38 ET, setelah sempat menyentuh rekor intraday $4.641,40. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik 0,8% ke $4.635,70.

“Semua jalan mengarah ke emas dan perak,” kata Alex Ebkarian, COO Allegiance Gold, menilai permintaan datang dari berbagai tipe pembeli dan pasar sedang berada dalam fase bullish yang struktural. Emas—yang tidak memberikan imbal hasil—biasanya tampil kuat saat suku bunga rendah dan ketidakpastian meningkat.

Dari sisi geopolitik, tensi ikut memanas. Iran memperingatkan negara-negara tetangga yang menjadi tuan rumah pasukan AS bahwa mereka bisa menyerang pangkalan Amerika jika Washington melakukan intervensi terkait protes di Iran. Di saat yang sama, menteri Denmark dan Greenland dijadwalkan bertemu Wakil Presiden AS JD Vance setelah Presiden Donald Trump kembali mengulang tuntutan agar AS menguasai Greenland.

Dari sisi data, penjualan ritel AS November tercatat lebih kuat dari perkiraan, sementara PPI sesuai ekspektasi bulanan namun lebih tinggi secara tahunan, setelah sebelumnya CPI inti Desember keluar lebih lemah dari perkiraan pada Selasa. Kombinasi ini membuat pasar tetap condong memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini.

Isu independensi The Fed juga masih jadi bahan bakar sentimen. Sejumlah pimpinan bank sentral dunia menyatakan dukungan kepada Ketua The Fed Jerome Powell, setelah pemerintahan Trump mengancamnya dengan dakwaan pidana—membuat pasar makin sensitif terhadap risiko “politik masuk ke kebijakan moneter.”

Perak spot melonjak 5,2% ke $91,46 per ons, setelah lebih dulu mencetak rekor $92,23. Ebkarian memperkirakan volatilitas masih mungkin terjadi, namun ia menilai perak menuju $100 bukan hal yang jauh berbeda dari level $90, dengan proyeksi jangka pendek di kisaran $100–$144. Di logam lain, platinum spot naik 2,4% ke $2.379,68, sementara palladium menguat 1,3% ke $1.862,96.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai