Emas-Perak Rally, Pasar Waspada—Aset Aman Jadi Primadona
Emas melesat ke rekor baru pada Rabu (14/1), disusul perak yang ikut “ngejar” penguatan, saat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi mendorong investor berbondong-bondong masuk ke aset aman. Dorongan tambahan datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, yang membuat logam mulia makin diincar.
Di pasar spot, emas naik 0,9% ke $4.628,68 per ons pada 13:38 ET, setelah sempat menyentuh rekor intraday $4.641,40. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik 0,8% ke $4.635,70.
“Semua jalan mengarah ke emas dan perak,” kata Alex Ebkarian, COO Allegiance Gold, menilai permintaan datang dari berbagai tipe pembeli dan pasar sedang berada dalam fase bullish yang struktural. Emas—yang tidak memberikan imbal hasil—biasanya tampil kuat saat suku bunga rendah dan ketidakpastian meningkat.
Dari sisi geopolitik, tensi ikut memanas. Iran memperingatkan negara-negara tetangga yang menjadi tuan rumah pasukan AS bahwa mereka bisa menyerang pangkalan Amerika jika Washington melakukan intervensi terkait protes di Iran. Di saat yang sama, menteri Denmark dan Greenland dijadwalkan bertemu Wakil Presiden AS JD Vance setelah Presiden Donald Trump kembali mengulang tuntutan agar AS menguasai Greenland.
Dari sisi data, penjualan ritel AS November tercatat lebih kuat dari perkiraan, sementara PPI sesuai ekspektasi bulanan namun lebih tinggi secara tahunan, setelah sebelumnya CPI inti Desember keluar lebih lemah dari perkiraan pada Selasa. Kombinasi ini membuat pasar tetap condong memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini.
Isu independensi The Fed juga masih jadi bahan bakar sentimen. Sejumlah pimpinan bank sentral dunia menyatakan dukungan kepada Ketua The Fed Jerome Powell, setelah pemerintahan Trump mengancamnya dengan dakwaan pidana—membuat pasar makin sensitif terhadap risiko “politik masuk ke kebijakan moneter.”
Perak spot melonjak 5,2% ke $91,46 per ons, setelah lebih dulu mencetak rekor $92,23. Ebkarian memperkirakan volatilitas masih mungkin terjadi, namun ia menilai perak menuju $100 bukan hal yang jauh berbeda dari level $90, dengan proyeksi jangka pendek di kisaran $100–$144. Di logam lain, platinum spot naik 2,4% ke $2.379,68, sementara palladium menguat 1,3% ke $1.862,96.(yds)
Sumber: Newsmaker.id