Emas Cetak Rekor, Dolar AS Melemah
Emas naik ke level tertinggi sepanjang masa karena dolar AS melemah setelah rilis data ekonomi AS. Data terbaru menunjukkan pasar kerja masih kuat dan belanja konsumen tetap tahan banting, membuat pergerakan pasar kembali fokus ke arah kebijakan suku bunga.
Pada perdagangan awal, emas batangan sempat menembus $4.955 per ons dan berada di jalur kenaikan mingguan hampir 8%. Penguatan ini menandai reli tajam yang mendorong emas makin diminati sebagai aset lindung nilai.
Dolar melemah pada Kamis setelah data menunjukkan ekonomi AS pada kuartal ketiga tumbuh sedikit lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Di saat yang sama, permohonan tunjangan pengangguran naik, tetapi kenaikannya lebih kecil dari yang diperkirakan pasar.
Tekanan pada dolar terlihat dari Indeks Spot Dolar Bloomberg yang ditutup turun 0,3% pada sesi sebelumnya. Melemahnya dolar biasanya membuat emas lebih menarik bagi pembeli global karena harganya menjadi relatif lebih murah dalam mata uang lain.
Di Asia, emas naik 0,4% menjadi $4.955,14 per ons pada pukul 07.10 waktu Singapura. Perak juga menguat 0,6% ke $96,80 dan ikut mencetak rekor tertinggi, sementara platinum dan paladium turut naik. (az)
Sumber: Newsmaker.id