• Fri, Jan 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 January 2026 03:44  |

Emas Tak Terbendung, Perak & Platinum Ikut Pecah Rekor

Harga emas akhirnya menembus $4.900 per ons pada Kamis (22/1), menandai tonggak baru di tengah kombinasi “bahan bakar” klasik: geopolitik yang masih berisik, dolar AS yang melemah, dan pasar yang makin percaya pemangkasan suku bunga The Fed tinggal menunggu waktu. Emas spot sempat menyentuh rekor $4.928,29/oz pada 14:51 ET, sebelum pasar masuk fase konsolidasi.

Di pasar berjangka, kontrak emas AS untuk pengiriman Februari ikut mengunci penguatan, ditutup naik 1,6% ke $4.913,4/oz. Satu faktor yang ikut mempercepat laju: indeks dolar (DXY) turun 0,4%, membuat emas lebih “murah” bagi pembeli luar Amerika dan mendorong permintaan lintas mata uang.

Menurut Peter Grant (Zaner Metals), reli ini bukan sekadar reaksi sesaat. Ia menilai rangkaian faktor—mulai dari geopolitik, dolar yang cenderung lemah, sampai ekspektasi pelonggaran The Fed—menjadi bagian dari narasi besar de-dolarisasi yang masih menjaga permintaan emas tetap tebal.

Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada Greenland. Presiden Donald Trump mengklaim AS mengamankan akses “total dan permanen” lewat kesepakatan dengan NATO, sementara pihak NATO menekankan perlunya peningkatan komitmen keamanan Arktik untuk menghadapi Rusia dan China. Namun, gambarnya belum benar-benar jelas: detail kesepakatan masih minim, dan Denmark menegaskan kedaulatan Greenland bukan bahan tawar-menawar.

Sementara itu, data PCE terbaru memberi sinyal belanja konsumen AS tetap kuat—pengeluaran naik di Oktober dan November—yang memperpanjang cerita ekonomi masih “tahan banting”. Meski begitu, pasar tetap menilai The Fed punya ruang melunak, dengan ekspektasi dua kali pemotongan 25 bps di paruh kedua tahun ini. Skema ini biasanya jadi “angin belakang” buat emas karena logam ini tidak memberi imbal hasil.

Grant menambahkan, jika ada koreksi, pasar cenderung melihatnya sebagai peluang beli, bukan sinyal patah tren. Ia bahkan menyebut area $5.000/oz sudah terlihat dekat, dan setelah itu target proyeksi Fibonacci $5.187,79/oz dinilai masuk akal.

Euforia juga merembet ke logam mulia lain. Perak spot meledak ke rekor $96,58/oz, dengan analis Tradu, Nikos Tzabouras, menilai perak punya “cerita” yang bahkan lebih menarik: bukan sekadar safe-haven, tapi juga ditopang karakter industrinya—ditambah dorongan dari pelemahan dolar. Platinum melesat 4,6% ke rekor $2.601,03, sementara palladium naik 3,3% ke $1.900,59. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua ha...

21 January 2026 07:24
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
BIAS23.com NM23 Ai