Cut Rate Tertunda: Survei Terbaru Geser Ekspektasi ke Juni
Para ekonom kini memperkirakan Federal Reserve baru akan memangkas suku bunga paling cepat Juni, menurut survei bulanan terbaru. Bulan lalu, perkiraan pertama masih di Maret, tapi jadwalnya mundur karena inflasi dinilai masih “bandel” dan pasar tenaga kerja terlihat lebih stabil.
Penyebab utamanya: indikator inflasi favorit Fed diperkirakan masih berada di atas target 2% setidaknya sampai pertengahan tahun depan. Dengan kondisi seperti ini, ruang untuk buru-buru menurunkan suku bunga jadi lebih sempit, apalagi kalau ekonomi tetap kuat.
Setelah memangkas suku bunga tiga kali berturut-turut di akhir 2025, Fed diperkirakan akan menahan suku bunga pada pertemuan minggu depan. Dalam survei itu, para ekonom juga memproyeksikan pemangkasan kedua—sekaligus yang terakhir tahun ini—terjadi pada September.
Investor pun ikut menggeser ekspektasi. Kontrak berjangka dana federal menunjukkan pemangkasan pertama kini dianggap tidak mungkin terjadi sebelum Juni, padahal sebulan lalu pasar masih melihat peluang pemangkasan di April lebih besar.
Fed juga dinilai tidak berada di bawah tekanan untuk cepat-cepat melonggarkan kebijakan karena pertumbuhan ekonomi masih solid. PDB kuartal empat diproyeksikan naik 2,1%, dan kekhawatiran soal penutupan pemerintah dianggap tidak akan menekan ekonomi sebesar yang sempat diperkirakan. Namun di sisi lain, isu independensi Fed ikut jadi sorotan, dan sebagian ekonom mengingatkan bahwa kepercayaan adalah modal utama bank sentral—kalau kepercayaan itu terkikis, biaya transaksi di seluruh ekonomi bisa ikut naik.(alg)
Sumber: Newsmaker.id