Core PCE Rilis, Emas Bertahan di Zona $4.800-an
Harga emas (XAU/USD) sempat goyah setelah aksi ambil untung dari rekor, tapi kembali menguat di area $4.850-an per ons usai rilis data ekonomi AS hari Kamis (22/1). Pergerakan emas cenderung “nahan napas” karena pasar menilai data inflasi terbaru tidak cukup panas untuk memaksa The Fed berubah agresif, tapi juga tidak cukup dingin untuk bikin dolar ambruk.
Data Core PCE—indikator inflasi favorit The Fed—tercatat 0,2% (m/m), sesuai ekspektasi. Angka yang “pas” ini bikin pasar cenderung balik ke mode wait-and-see: dolar sempat mendapat tenaga, sementara emas tidak punya alasan kuat untuk lanjut sprint seperti kemarin.
Sebelumnya, emas sempat terkoreksi dari puncak di atas $4.888 setelah ketegangan Greenland mereda—Trump menarik ancaman tarif dan menolak opsi penggunaan kekuatan. Saat risiko geopolitik sedikit turun, permintaan safe-haven ikut berkurang, jadi ruang naik emas sementara dibatasi.
Tapi emas juga belum kehilangan “bantalan”. Isu independensi The Fed masih jadi bahan bakar ketidakpastian, terutama setelah sorotan soal upaya pemecatan pejabat Fed yang dinilai bisa mengganggu kredibilitas bank sentral. Itu yang bikin pembeli tetap berani pasang badan tiap harga turun.
Kesimpulannya: setelah data hari ini, emas lebih terlihat konsolidasi—bukan berbalik arah. Selama harga masih bertahan di zona $4.800-an, pasar akan cenderung melihat penurunan sebagai peluang beli, sambil menunggu katalis berikutnya dari data lanjutan, arah dolar, dan headline geopolitik. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id