Saham Eropa Rebound Usai Trump Redakan Tarif Greenland
Bursa Eropa akhirnya “angkat kepala” setelah empat sesi beruntun tertekan. Pemulihan ini terjadi usai Presiden AS Donald Trump meredakan ancaman tarif yang sempat dikaitkan dengan isu Greenland, sementara laporan kinerja sejumlah emiten besar ikut memberi angin segar ke pasar.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat sekitar 1% pada hari Kamis (22/1), menjadi lonjakan harian paling kuat sejak November. Saham-saham yang sensitif terhadap arus perdagangan global ikut bergerak naik—mulai dari sektor barang mewah sampai otomotif—tercermin dari keranjang saham pilihan Barclays yang naik 1,3%. Di Inggris, FTSE 100 bergerak lebih lemah setelah muncul kabar soal potensi guncangan politik yang menyeret isu kepemimpinan Keir Starmer.
Dari sisi sektor, konstruksi tampil menonjol, sementara pertambangan dan energi justru tertinggal. Pasar terlihat kembali memilih tema “risk-on” yang lebih selektif: sektor yang diuntungkan dari stabilnya outlook ekonomi mendapat aliran beli, sedangkan sektor berbasis komoditas cenderung lebih hati-hati.
Pemicunya tetap berpusat pada geopolitik. Trump menyatakan ia tidak akan melanjutkan rencana tarif atas negara-negara Eropa yang menentang dorongan AS terkait Greenland, dengan alasan sudah ada “kerangka” pembahasan ke depan. Sebelumnya, ancaman bea masuk 10% sempat memicu lonjakan ketidakpastian dan menekan Stoxx 600 hampir 2% hanya dalam tiga hari pertama pekan ini karena investor khawatir perang dagang akan mengganggu prospek pertumbuhan.
Musim laporan keuangan kemudian mempertegas arah pasar. Volkswagen melonjak 6,5% setelah arus kas di divisi otomotif melampaui perkiraan, sementara Michelin naik 3,5% karena kinerja arus kas bebasnya juga lebih baik dari ekspektasi. Namun, volatilitas berbasis emiten tetap tinggi: Ubisoft ambruk 40% usai memangkas proyeksi dan membatalkan beberapa proyek gim, sedangkan Carl Zeiss Meditec turun 17% setelah menarik panduan pendapatannya dan jatuh ke level terendah sejak 2016.
Ke depan, pelaku pasar mulai kembali menimbang fundamental. Data kompilasi menunjukkan perusahaan-perusahaan MSCI Europe diperkirakan mencatat pertumbuhan laba sekitar 1,3% pada kuartal keempat—proyeksi terbaik dalam tiga tahun terakhir. Dengan headline geopolitik sedikit lebih adem, fokus pasar Eropa kini bergeser: apakah musim earnings cukup kuat untuk menjaga reli tetap hidup? (Arl)
Sumber : Newsmaker.id