• Thu, Mar 5, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

5 March 2026 11:52  |

Minyak Bergejolak, Emas Tertahan: Pasar Sedang Tarik Tambang!

Pergerakan emas belakangan tampak “tidak terlalu signifikan” karena pasar sedang berada dalam fase tarik-menarik dua arus besar: permintaan safe-haven akibat eskalasi konflik, versus pengetatan kondisi finansial melalui imbal hasil (yield) yang relatif tinggi. Pada Kamis, 5 Maret 2026, XAU/USD memang naik tipis sekitar kurang dari 1% di area 5.192 ribu per troy ounce setelah dua hari menguat, tetapi sebelumnya sempat mengalami koreksi harian tajam pada 3 Maret.

Di sisi “pendorong”, krisis Timur Tengah menjaga permintaan lindungi nilai tetap hidup, terutama karena gangguan logistik mulai terasa di jalur energi dan perdagangan. Sejumlah operator pelayaran besar melaporkan menahan atau menangguhkan pemesanan rute kawasan Teluk, yang menggarisbawahi tingginya risiko di sekitar Selat Hormuz. Ketika risiko logistik meningkat, pasar cenderung memasang harga perdana, namun tidak selalu langsung diterjemahkan menjadi reli emas yang agresif jika faktor penahan lain ikut menguat.

Faktor penghentian utama datang dari sisi suku bunga dan yield AS. Yield Treasury 10 tahun pada 5 Maret berada sekitar 4,1% (dengan rentang harian mendekati 4,06–4,12%), sehingga biaya peluang memegang emas (aset tanpa imbal hasil) tetap terasa. Dalam lingkungan hasil yang tidak turun dengan cepat, pasar biasanya menahan diri untuk “membayar mahal” premi safe-haven emas, kecuali terjadi kejutan eskalasi yang benar-benar mengubah profil risiko global.

Kondisi dolar juga membuat reaksi emas menjadi campuran. Dolar yang melemah memang membantu emas dalam denominasi USD karena lebih murah bagi pembeli non-dolar, tetapi pelemahan dolar dalam konteks “harapan konflik tidak berkepanjangan” biasanya menurunkan urgensi hedging ekstrem. Akibatnya, dorongan dari dolar yang lebih lemah bisa tertahan oleh berkurangnya ketakutan, sehingga emas naik tetapi tidak “melonjak”.

Sementara itu, minyak justru lebih responsif karena konflik di sekitar Teluk langsung menyentuh mekanisme pasokan dan pengiriman. Gangguan pelayaran dan risiko keamanan di chokepoint seperti Hormuz cepat tercermin ke premi harga energi, terlihat dari pergerakan Brent yang sempat melonjak tajam pada awal pekan sebelum bergejolak mengikuti arus berita. Namun, minyak juga menahan penahanan dari sisi “berapa lama gangguan benar-benar mengurangi pasokan fisik”, sehingga pasar bolak-balik menilai apakah ini shock logistik sementara atau gangguan pasokan yang lebih struktural.

Intinya, emas tidak bergerak spektakuler karena pasar sedang menyeimbangkan tiga fundamental sekaligus: (1) premi risiko geopolitik yang meningkatkan permintaan safe-haven, (2) imbal hasil yang bertahan tinggi sehingga menahan kenaikan emas, dan (3) dolar yang melemah tetapi tidak cukup “risk-off” untuk mendorong arus masuk besar-besaran. Ketika faktor ketiga itu saling menyeimbangkan, yang muncul adalah pergerakan relatif sempit, rotasi intraday, dan kecenderungan menunggu konfirmasi, bukan tren satu arah.

Ke depan, skenario dasar untuk emas dan FX ditentukan oleh apakah eskalasi benar-benar mengganggu arus energi/pelayaran secara berkepanjangan, atau justru mereda sehingga premi risiko terkikis. Untuk minyak, variabel kuncinya adalah status operasional rute Teluk dan respon pelayaran/asuransi; untuk dolar, kombinasi sentimen risiko dan dinamika hasil; untuk emas, campuran dari keduanya ditambah ekspektasi terhadap suku bunga AS yang tercermin melalui Treasury. Pasar juga akan memadukan tarif utama dan mengesankannya pada inflasi, karena inflasi yang kembali cenderung menahan penurunan hasil dan, pada gilirannya, membatasi ruang emas untuk naik agresif tanpa katalis geopolitik baru.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Jenewa Hari Ini: AS–Iran: Satu Berita Utama Dapat Menggunc...

Putaran kedua pembicaraan nuklir AS–Iran diadakan hari ini di Jenewa, Swiss, dengan saluran komunikasi dimediasi oleh Oman....

17 February 2026 10:34
ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

$5.000 Ditembus! Investor Kabur dari Dolar & Obligasi

Harga emas menembus $5.000 per ons dan mencetak rekor baru di awal pekan, saat investor berbondong-bondong mencari aset aman ...

26 January 2026 11:35
ANALYSIS & OPINION

Prospek 2026: 4 Aset, 1 Pertanyaan Besar—Risk On atau Risk...

Arah pasar keuangan global pada 2026 diperkirakan ditentukan oleh kombinasi pertumbuhan ekonomi yang melambat, tren penurunan...

28 December 2025 12:20
BIAS23.com NM23 Ai