• Thu, Jun 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 June 2026 09:03  |

Emas Naik Tipis, Gencatan Senjata Israel–Lebanon Tarik Dip-Buyers

Harga emas menguat pada Kamis setelah Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata bersyarat, yang dipandang sebagai langkah awal menyelesaikan konflik Timur Tengah yang mengganggu pasar energi dan memicu risiko inflasi. Emas sempat naik hingga 0,7% mendekati US$4.465/oz, pulih sebagian turun 1,2% pada sesi sebelumnya ketika pembeli kembali masuk di area harga rendah.

Kesepakatan itu, menurut pernyataan bersama Israel, Lebanon, dan AS, bergantung pada “penghentian tembakan sepenuhnya” dari Hizbullah. Pasar menyambutnya sebagai sinyal de-eskalasi, meskipun konflik yang lebih luas terutama jalur AS–Iran masih jauh dari tuntas dan tetap rawan berubah akibat perkembangan di lapangan.

Sebelumnya, bentrokan pada hari Rabu menjadi gejolak paling serius sejak gencatan April, dengan Kuwait dan Bahrain ikut terdampak di tengah eskalasi yang mengancam pembicaraan AS–Iran. Washington dan Teheran disebut sudah punya kerangka kasar untuk memperluas gencatan dan membuka kembali Selat Hormuz, tetapi detail final masih buntu. Trump mengatakan Hormuz akan dibuka “segera” setelah Iran menandatangani MoU, namun Teheran masih menolak sejumlah syarat.

Gangguan berkepanjangan pada arus energi melalui Hormuz telah mendorong naiknya harga minyak dan menjaga tekanan inflasi global. Lingkungan inflasi ini membuat bank sentral cenderung menahan suku bunga tinggi lebih lama—bias yang biasanya menekan emas karena tidak memberi imbal hasil. Meski begitu, setelah tiga hari berlalu, minyak justru terkoreksi di tengah kabar gencatan Israel–Lebanon, membantu meredakan tekanan jangka pendek dari imbal hasil dan dolar.

Namun ruang pemulihan emas tetap terbatas tanpa penyelesaian konflik yang lebih menyeluruh. Pejabat The Fed seperti Lorie Logan menyebut kenaikan suku bunga bisa diperlukan lagi bila inflasi tidak turun menjadi 2%, sementara analis menilai ekspektasi pengetatan yang masih “menempel” membuat emas sulit membangun kepercayaan yang kuat. Pada perdagangan Asia, spot emas tercatat naik tipis ke sekitar US$4.446/oz, sementara dolar sedikit melemah. (asd)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai