AS: Israel–Lebanon Sepakat Gencatan Bersyarat!
Israel dan Lebanon sepakat menerapkan gencatan senjata jika Hizbullah juga menghentikan permusuhan, menurut pernyataan bersama Israel, Lebanon, dan Amerika Serikat. Kesepakatan itu menegaskan syarat “penghentian tembakan sepenuhnya” dari kelompok yang didukung Iran tersebut sebagai prasyarat utama.
Dalam dokumen yang sama, Hizbullah juga diminta menarik seluruh operasinya dari wilayah Lebanon selatan di bawah Sungai Litani, dekat perbatasan Israel. Israel dan Lebanon menyatakan tidak memiliki niat memusuhi satu sama lain, serta melanjutkan komitmen negosiasi langsung untuk membangun kepercayaan, menyelesaikan isu-isu yang tersisa, dan mendorong kerangka kesepakatan yang lebih komprehensif.
Trump sebelumnya mengklaim ia berbicara dengan “perwakilan tingkat tinggi” Hizbullah dan memperoleh komitmen bahwa tembakan antara Hizbullah dan Israel akan berhenti. Namun hingga implementasi di lapangan terverifikasi, pasar tetap menilai gencatan ini bersifat kondisional dan rentan, terutama mengingat kejadian lintas batas sebelumnya kerap muncul meskipun ada pengumuman izin tembak-menembak.
Kesepakatan ini juga terkait langsung dengan jalur diplomasi yang lebih luas. Iran menuntut Israel menghentikan serangan terhadap sasaran Hizbullah di Lebanon sebagai bagian dari paket kesepakatan dengan AS untuk meredakan perang regional, yang sudah memukul arus energi dan membuat isu Selat Hormuz menjadi titik pertikaian utama dalam negosiasi Washington–Teheran.
Dampak pasar: Jika gencatan benar-benar berjalan dan mengurangi risiko eskalasi kawasan, minyak berpotensi terkoreksi karena premi risiko pengurangan pasokan, yang biasanya ikut meningkatkan dolar (permintaan safe-haven berkurang) dan memberi ruang emas stabil atau menguat tipis melalui pelemahan USD/yield. Namun jika gencatan gagal atau Hizbullah/Israel kembali saling serang, skenarionya berbalik: minyak cepat naik, dolar cenderung menguat, dan emas bisa tetap rapuh karena kenaikan energi mendorong inflasi dan menjaga ekspektasi suku bunga tinggi.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id