AI Kembali Panas, Nasdaq Rebound
Wall Street kembali menguat pada perdagangan Selasa (21/7) setelah investor mulai melakukan aksi beli saat harga turun. Penguatan terutama ditopang oleh saham-saham semikonduktor yang bangkit setelah mengalami tekanan tajam pada pekan lalu.
Kenaikan saham chip terjadi karena pasar kembali melihat peluang bahwa tren kecerdasan buatan atau AI masih punya ruang untuk berlanjut. Indeks utama sektor semikonduktor naik 4,5%, sementara Nasdaq 100 menguat 1,5%.
Sebelumnya, saham semikonduktor sempat masuk fase bear market setelah aksi jual besar melanda sektor teknologi. Namun, sejumlah pelaku pasar menilai tekanan pada saham momentum dan chip mulai mereda, sehingga membuka peluang investor kembali membangun posisi di sektor AI.
UBS menilai sebagian besar posisi spekulatif di saham momentum dan semikonduktor sudah banyak dilepas. Hedge fund disebut telah memangkas posisi beli di sektor tersebut dalam jumlah besar, sehingga tekanan jual berpotensi mulai berkurang.
Meski begitu, investor masih menunggu bukti bahwa belanja besar untuk AI benar-benar menghasilkan pertumbuhan yang kuat. Laporan keuangan perusahaan teknologi besar seperti Tesla dan Alphabet pekan ini akan menjadi perhatian utama pasar.
Dampaknya ke market, rebound saham chip dapat memberi dorongan positif bagi Nasdaq dan S&P 500 dalam jangka pendek. Namun, risiko geopolitik, kenaikan harga minyak, inflasi, dan peluang suku bunga tinggi The Fed masih bisa menahan penguatan lebih jauh.(arl)
Sumber : Newsmaker.id