• Fri, Jun 5, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 June 2026 22:23  |

Hezbollah Tolak Gencatan Senjata, Prospek Perdamaian Iran-Israel Terancam

Gerakan pro-Iran Hezbollah menolak gencatan senjata baru di Lebanon pada Kamis (4/5), sementara Israel menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari negara itu. Langkah ini melemahkan upaya Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan pertempuran demi mendorong perdamaian dengan Teheran.

Iran menegaskan bahwa gencatan senjata di Lebanon menjadi syarat utama bagi setiap kesepakatan damai dengan Washington. Dalam beberapa hari terakhir, Teheran bahkan mengisyaratkan kemungkinan ikut campur secara langsung untuk mendukung proxy-nya, Hezbollah, jika Israel melanjutkan atau meningkatkan serangan.

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan gencatan senjata akan mulai berlaku dalam 24 jam setelah semua pihak terkait menyetujuinya. Namun, pemimpin Hezbollah, Naim Qassem, menolak pernyataan Washington, menegaskan bahwa “perlawanan akan tetap berlanjut.” Tidak ada tanggapan langsung dari Israel, Lebanon, maupun AS terkait pernyataan Qassem.

Israel tetap melanjutkan serangan di Lebanon selatan pada Kamis. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menekankan pasukannya tidak akan menarik diri atau menghentikan operasi di wilayah tersebut, yang mereka masuki sejak Maret bersamaan dengan perang di Iran.

Komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, yang membentuk Hezbollah pada 1982, menegaskan bahwa "syarat minimum perlawanan" adalah penarikan Israel ke posisi sebelum perang dimulai. Menurut pernyataan resmi, Israel harus menghentikan serangannya, mengevakuasi wilayah yang diduduki, dan mundur di belakang perbatasan internasional.

Permusuhan antara Hezbollah dan Israel kembali menyala pada 2 Maret, ketika kelompok tersebut membuka tembakan untuk mendukung Teheran setelah serangan AS-Israel. Perang ini terus berlanjut meski beberapa gencatan senjata telah diumumkan dari Washington sejak April.(mrv)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

China Konfirmasi Kunjungan Trump, Pasar Siaga!

Tiongkok mengumumkan rencana kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Tiongkok pada 13–15 Mei, dengan agenda pertemuan tingkat...

11 May 2026 08:12
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai