
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
Franc Swiss menguat ke sekitar 0,83 per dolar AS pada perdagangan Kamis (15/10), mencapai level terkuat dalam sekitar satu pekan. Penguatan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa suku bunga global akan bertahan lebih tinggi dalam waktu lebih lama setelah data inflasi AS yang panas kembali meningkatkan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober.
Sebagai mata uang safe haven, franc Swiss mendapatkan dukungan ketika investor meningkatkan permintaan terhadap aset yang dianggap lebih defensif di tengah meningkatnya volatilitas pasar. Kekhawatiran terhadap dampak suku bunga tinggi terhadap sektor padat modal, termasuk investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), turut mendorong investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.
Namun, penguatan franc juga menghadapi tantangan dari kebijakan Swiss National Bank (SNB). Bank sentral Swiss diperkirakan mempertahankan suku bunga kebijakan di level 0% hingga akhir tahun. Suku bunga Swiss yang masih menjadi salah satu yang terendah di dunia membuat franc tetap menarik sebagai mata uang pendanaan untuk strategi carry trade.
Analisis Newsmaker: Franc Swiss saat ini mendapat keuntungan dari kombinasi meningkatnya volatilitas pasar dan permintaan safe haven, tetapi penguatannya berpotensi terbatas jika investor kembali meningkatkan strategi carry trade. Dengan SNB yang cenderung mempertahankan suku bunga rendah dan ancaman intervensi valuta asing yang mulai berkurang, arah franc selanjutnya akan sangat bergantung pada pergerakan dolar, ekspektasi The Fed, serta tingkat risiko di pasar global.
Sumber: Newsmaker.id