
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
USD/CHF bergerak menguat di sekitar 0,8310 pada perdagangan Senin setelah sebelumnya mencatat pelemahan selama dua sesi beruntun. Penguatan terjadi karena dolar AS kembali mendapat permintaan sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Situasi tersebut membuat investor kembali mencari perlindungan pada dolar meskipun franc Swiss juga dikenal sebagai mata uang defensif.
Dorongan terhadap dolar semakin terlihat ketika ketegangan di kawasan Laut Merah dan Bab el-Mandeb kembali meningkat. Pada saat yang sama, pasar masih menghadapi ketidakpastian mengenai arah kebijakan Federal Reserve. Data tenaga kerja AS yang lebih lemah memang menekan ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober, tetapi yield Treasury masih berada pada level tinggi dan dolar tetap mendapat dukungan dari arus safe haven. Reuters mencatat peluang kenaikan suku bunga Fed pada Oktober turun menjadi sekitar 18%, sementara pasar masih melihat kemungkinan pengetatan pada pertemuan berikutnya.
Franc Swiss sendiri sebenarnya masih memiliki daya tarik defensif, terutama ketika volatilitas pasar obligasi global meningkat. Pekan lalu, CHF sempat menguat tajam terhadap sejumlah mata uang utama ketika yield global melonjak dan kekhawatiran terhadap pasar obligasi membesar. Namun, pada perdagangan awal pekan ini, permintaan terhadap dolar terlihat lebih dominan sehingga USD/CHF mampu berbalik menguat.
Ke depan, arah USD/CHF akan sangat bergantung pada keseimbangan antara permintaan safe haven terhadap dolar dan franc Swiss, serta perubahan ekspektasi suku bunga AS. Jika ketegangan geopolitik terus meningkat dan dolar tetap menjadi tujuan utama arus defensif, USD/CHF berpotensi mempertahankan kenaikan. Sebaliknya, pelemahan yield Treasury atau semakin kuatnya ekspektasi bahwa Fed menahan suku bunga dapat membatasi penguatan dolar dan membuka peluang franc Swiss kembali menguat.(CP)