
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Saham-saham Eropa melemah pada perdagangan Kamis (15/10) seiring aksi jual saham teknologi secara global menekan sentimen risiko investor. Indeks STOXX 600 turun 0,35% menjadi 635,54 poin pada awal perdagangan. Pelemahan terjadi setelah data inflasi Amerika Serikat yang panas meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Tekanan paling besar terlihat pada sektor teknologi yang turun 3,2%. Saham teknologi dari New York hingga Seoul ikut mengalami tekanan setelah investor mulai mengkhawatirkan kenaikan biaya pinjaman dan dampaknya terhadap perusahaan yang membutuhkan pendanaan besar untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Deutsche Bank menilai sejumlah perusahaan yang memiliki eksposur besar terhadap AI telah berada di bawah tekanan dalam beberapa hari terakhir. Kekhawatiran semakin meluas karena perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan belanja modal besar, sehingga lebih sensitif terhadap perubahan biaya pendanaan dan kondisi kredit.
Meski demikian, musim laporan keuangan memberikan sedikit dukungan bagi pasar. Saham Ericsson melonjak 9,9% setelah perusahaan peralatan telekomunikasi tersebut melaporkan penurunan laba inti kuartal ketiga yang lebih kecil dari perkiraan. Langkah efisiensi membantu mengimbangi kenaikan biaya komponen.
Saham Pernod Ricard juga menguat 3,2% setelah perusahaan minuman tersebut melaporkan penurunan penjualan sebesar 0,9% pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, lebih baik dibandingkan perkiraan pasar. Perkembangan kinerja perusahaan menjadi salah satu faktor yang membantu meredam tekanan lebih luas di pasar saham Eropa.