Bursa Eropa Melemah, Aksi Korporasi Jadi Sorotan
Bursa saham Eropa ditutup mayoritas melemah pada perdagangan Senin (6/7). Indeks Stoxx Europe turun 0,4%, FTSE 100 Inggris melemah 0,3%, CAC Prancis turun 0,3%, dan Swiss Market Index terkoreksi 0,9%. Sementara itu, DAX Jerman masih mampu naik tipis 0,2%.
Dari sisi ekonomi, data penjualan ritel zona euro menunjukkan kenaikan terbatas. Penjualan ritel naik 0,2% pada Mei dibanding April, sementara di Uni Eropa meningkat 0,5%. Secara tahunan, penjualan ritel zona euro tumbuh 1,6%, sedangkan Uni Eropa naik 1,9%. Data ini menunjukkan konsumsi masih bertumbuh, tetapi belum cukup kuat untuk mendorong optimisme besar di pasar.
Di sektor korporasi, Novartis menjadi perhatian setelah sepakat mengakuisisi Myricx Bio senilai US$1,1 miliar di awal, dengan potensi tambahan pembayaran hingga US$400 juta berdasarkan pencapaian tertentu. Akuisisi ini bertujuan memperkuat platform terapi kanker berbasis antibody-drug conjugate. Namun, saham Novartis turun 2,2% di Zurich.
Saham Eni juga melemah 0,5% di Milan setelah perusahaan energi Italia itu mengumumkan rencana investasi bertahap senilai US$225 juta untuk mengambil 25% saham Black Giant, unit EnergyX di Chile. Proyek tersebut berfokus pada pengembangan lithium di dekat Salar de Punta Negra, Chile utara. Eni juga mendapat kursi dewan dan opsi membeli hingga 25% produksi lithium dari proyek tersebut.
Di Inggris, saham BP naik tipis 0,1% setelah perusahaan sepakat menjual kepemilikan non-operasionalnya di proyek Bay du Nord, Kanada, kepada Equinor. Meski melepas proyek tersebut, BP masih mempertahankan 100% kepemilikan pada dua lisensi eksplorasi offshore di Newfoundland dan Labrador.
Sementara itu, saham ING naik 1,5% di Amsterdam setelah bank asal Belanda tersebut sepakat membeli sekitar 40% saham Singular Bank dari Warburg Pincus. Singular Bank mengelola aset klien sekitar €19 miliar atau US$21,7 miliar dan akan tetap beroperasi secara independen. Di Paris, Airbus naik hampir 2% setelah laporan menyebut perusahaan menargetkan pengiriman sekitar 900 pesawat pada 2026, meski panduan resminya masih sekitar 870 unit.(arl)
Sumber : Newsmaker.id