• Mon, Jul 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 July 2026 10:45  |

Minyak Goyah, Pasokan Mulai Menekan

Harga minyak bergerak naik turun dalam rentang sempit pada perdagangan Senin (07/6). Pasar masih mencermati arus pengiriman melalui Selat Hormuz yang terus berjalan, sementara OPEC+ memberi sinyal akan menambah pasokan dalam waktu dekat.

Brent diperdagangkan di bawah US$72 per barel, sementara West Texas Intermediate atau WTI berada di sekitar US$69 per barel. Pengiriman minyak dan gas melalui jalur yang dilindungi Amerika Serikat di Selat Hormuz mulai menunjukkan tanda pemulihan, setelah sebelumnya beberapa kapal sempat berbalik arah dan mengambil rute memutar.

Di sisi lain, OPEC+ menyetujui kenaikan kuota produksi untuk bulan depan. Tujuh negara yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia sepakat menambah produksi sebesar 188.000 barel per hari. Meski tambahan pasokan ini belum sepenuhnya masuk ke pasar, keputusan tersebut menunjukkan bahwa produsen mulai bersiap meningkatkan produksi saat kondisi kawasan membaik.

Harga Brent sebelumnya sudah jatuh sekitar 30% pada kuartal kedua setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati kesepakatan damai sementara. Kesepakatan itu membuka jalan bagi pemulihan arus kapal melalui Selat Hormuz. Dengan kondisi ini, beberapa bank Wall Street memperkirakan harga minyak masih berisiko turun lebih jauh, bahkan Citigroup melihat peluang harga kembali ke sekitar US$60 per barel pada akhir tahun.

Produsen utama di Teluk Persia juga mulai meningkatkan ekspor dengan cepat. Arab Saudi disebut sudah mengirim minyak mendekati level sebelum perang, sementara Uni Emirat Arab juga memulihkan arus pengirimannya. Pelaku pasar kini menunggu harga jual resmi dari Arab Saudi, UEA, dan produsen lain untuk melihat seberapa agresif mereka membawa pasokan kembali ke pasar.

Pada pukul 11.02 waktu Singapura, Brent untuk kontrak September turun 0,4% ke US$71,80 per barel. Brent sempat menyentuh US$70,14 pada 2 Juli, level terendah sejak Februari. Sementara itu, WTI Agustus berada di US$68,53 per barel. Struktur harga Brent dan Dubai juga berubah ke pola contango, yang biasanya menjadi tanda bahwa pasokan jangka pendek mulai lebih longgar.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai