
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Bitcoin masih mampu bertahan di tengah kekhawatiran pasar setelah peretasan besar yang menimpa Binance, bursa kripto terbesar di dunia. BTC berada di sekitar US$78.660, naik 1,25% dalam 24 jam, meski masih menghadapi tekanan setelah sebelumnya terdampak aksi jual aset berisiko. Ketahanan Bitcoin menunjukkan investor belum menganggap insiden tersebut sebagai ancaman sistemik terhadap pasar kripto.
Peretasan tersebut menyebabkan aset senilai sekitar US$6,3 miliar terdampak. Namun, respons cepat Binance dan komitmen untuk menanggung kerugian membuat kepanikan tidak berkembang seperti ketika FTX runtuh pada 2022. Saat itu, Bitcoin anjlok sekitar 19% hanya dalam tiga hari. Kondisi kali ini menunjukkan pelaku pasar menilai masalah Binance lebih sebagai gangguan operasional dibandingkan krisis yang mengancam seluruh ekosistem.
Meski demikian, sentimen investor belum sepenuhnya pulih. Pelaku pasar mulai meningkatkan permintaan terhadap perlindungan dari potensi penurunan Bitcoin dalam jangka pendek. Kekhawatiran juga muncul karena perkembangan teknologi kecerdasan buatan berpotensi meningkatkan kemampuan serangan siber. Bagi investor institusional, insiden tersebut kembali menegaskan pentingnya menyebarkan eksposur dan tidak bergantung pada satu bursa.
Pergerakan altcoin juga relatif beragam. Ethereum berada di US$2.306,40 atau naik 1,79%, sementara BNB berada di US$713,55 atau menguat 1,39%. XRP diperdagangkan sekitar US$1,26 dan naik 0,62%, sedangkan Solana berada di US$95,48, relatif stabil dengan penurunan sekitar 0,03%.
Kripto lainnya juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi. TRON naik 1,63% ke sekitar US$0,3139, Dogecoin menguat 0,60% ke sekitar US$0,0760, sementara Cardano naik 0,40% ke sekitar US$0,1934. Perbedaan kinerja tersebut menunjukkan bahwa investor masih melakukan seleksi di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil.
Di sisi lain, perhatian pasar mulai beralih ke pemilu paruh waktu AS yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan regulasi kripto. Perubahan komposisi Kongres dapat menentukan seberapa cepat regulasi struktur pasar aset digital bergerak. Selain itu, investor masih mencermati perkembangan keamanan bursa setelah insiden Binance dan potensi serangan siber berikutnya.
Secara keseluruhan, Bitcoin menunjukkan ketahanan yang cukup kuat setelah insiden Binance, tetapi risiko belum sepenuhnya hilang. BTC masih berada di sekitar US$78.660, sementara Ethereum, BNB, XRP, dan sejumlah altcoin utama bergerak beragam. Pasar kini akan menguji apakah stabilitas Binance mampu menjaga kepercayaan investor atau justru muncul tekanan baru apabila dampak peretasan meluas.(arl)
Sumber: Newsmaker.id