
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Bitcoin bergerak relatif stabil di sekitar US$80.200 pada Selasa (27/10), setelah sebelumnya kembali menguji area US$79.000. Pergerakan BTC masih berada di bawah tekanan setelah Strategy tidak melakukan pembelian Bitcoin sepanjang pekan 19–25 Oktober. Data pasar terbaru menunjukkan Bitcoin berada sekitar US$80.138, sementara Ethereum di US$2.324 dan XRP sekitar US$1,30.
Jeda pembelian Strategy menjadi perhatian karena perusahaan tersebut masih memegang sekitar 848.517 Bitcoin dengan nilai pembelian total sekitar US$64,02 miliar. Tidak adanya pembelian baru memberikan sinyal kehati-hatian di tengah kondisi pasar yang sedang menunggu keputusan kebijakan moneter The Fed. Bitcoin juga telah keluar dari kisaran perdagangan US$80.000–US$87.000 yang terbentuk dalam sebulan terakhir.
Altcoin bergerak bervariasi. BNB berada di sekitar US$744, XRP US$1,30, Solana US$100,85, Dogecoin US$0,0778, dan Cardano US$0,206. Sementara itu, Ethereum masih berada di kisaran US$2.326. Pergerakan tersebut menunjukkan pasar kripto secara umum masih cenderung konsolidatif menjelang katalis makro penting.
Fokus terbesar investor kini tertuju pada keputusan The Fed pada Rabu. Pasar secara luas memperkirakan suku bunga dipertahankan, tetapi inflasi AS yang masih persisten dapat mendorong The Fed mempertahankan nada hawkish. Kondisi tersebut berpotensi menjadi tekanan bagi Bitcoin dan aset kripto lainnya karena suku bunga tinggi biasanya mengurangi daya tarik aset berisiko.
Di sisi lain, Galaxy menilai fase pelemahan Bitcoin saat ini justru dapat menjadi periode akumulasi. Alex Thorn menyebut tekanan jual telah berkurang dan posisi investor spekulatif mulai menurun. Namun, pandangan tersebut tetap perlu berhadapan dengan kondisi teknikal dan makro yang belum sepenuhnya mendukung.
Analisis Newsmaker: Bitcoin masih berada di fase krusial di sekitar US$80.000. Selama area tersebut mampu dipertahankan, peluang konsolidasi dan pemulihan masih terbuka. Namun, keputusan dan nada komunikasi The Fed akan menjadi katalis utama. Jika The Fed hawkish, tekanan dapat kembali menjalar ke BTC dan altcoin. Sebaliknya, sinyal lebih dovish berpotensi membuka ruang bagi Bitcoin untuk kembali menguji area atas kisaran perdagangan sebelumnya.
Sumber : Newsmaker.id