
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Pasar mata uang kripto bergerak menguat pada perdagangan Senin (19/10/2026), dipimpin oleh kenaikan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Penguatan ini menjadi sinyal pemulihan setelah pasar kripto mengalami tekanan sepanjang pekan sebelumnya. Meski demikian, investor masih bersikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang berpotensi memengaruhi arah aset berisiko.
Bitcoin tercatat menguat sekitar 1,2% ke kisaran US$82.477 per koin, sementara Ethereum turut mengalami kenaikan dan diperdagangkan di sekitar US$2.430. Penguatan juga terlihat pada sejumlah altcoin utama, termasuk Solana (SOL) dan XRP, yang menunjukkan membaiknya sentimen pasar kripto.
Pemulihan tersebut terjadi di tengah meredanya tekanan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penurunan harga minyak dunia. Kedua faktor ini memberikan sedikit ruang bagi investor untuk kembali melirik aset berisiko. Namun, penguatan dolar AS serta ketidakpastian kebijakan moneter masih berpotensi membatasi kenaikan Bitcoin dan altcoin.
Di sisi lain, pasar kripto belum sepenuhnya terbebas dari tekanan jual. Bitcoin sebelumnya sempat turun di bawah US$80.000, sementara arus dana ETF Bitcoin spot AS mencatatkan keluarnya dana sekitar US$228,4 juta sepanjang pekan lalu. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat investor institusional masih perlu diperhatikan untuk mengukur kekuatan pemulihan pasar.
Fokus investor kini tertuju pada pertemuan The Fed pada 27–28 Oktober mendatang. Ekspektasi suku bunga yang tetap berpotensi mendukung pemulihan kripto, sedangkan sinyal kebijakan yang lebih ketat dapat kembali meningkatkan tekanan terhadap Bitcoin maupun altcoin.
Kesimpulan
Penguatan pasar kripto pada awal pekan menunjukkan adanya upaya pemulihan setelah tekanan jual sebelumnya. Namun, Bitcoin masih perlu mempertahankan level US$82.000 dan menembus area US$83.000 untuk membuka peluang penguatan lebih lanjut.
Jika sentimen pasar membaik dan The Fed memberikan sinyal kebijakan yang lebih akomodatif, Bitcoin berpotensi melanjutkan kenaikan. Sebaliknya, apabila dolar AS kembali menguat dan investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, pasar kripto berpeluang mengalami koreksi.
Sumber: Newsmaker.id