
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas spot dunia (XAU/USD) bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin malam (19/10/2026). Berdasarkan data harga terbaru yang dapat diakses, emas berada di kisaran US$4.170–US$4.175 per troy ounce, setelah sempat menyentuh area US$4.190 pada perdagangan sebelumnya. Pergerakan ini menunjukkan emas masih berupaya mempertahankan penguatan di tengah tekanan dolar AS dan ketidakpastian kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Penurunan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor yang mendukung emas. Pelonggaran sanksi energi Rusia oleh Presiden AS Donald Trump membuka peluang peningkatan pasokan minyak global, sehingga membantu meredakan kekhawatiran inflasi. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Oktober.
Di sisi lain, penguatan dolar AS masih membatasi kenaikan emas. Meski demikian, permintaan terhadap aset safe haven tetap memberikan dukungan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah. Investor juga mencermati pergerakan imbal hasil obligasi AS dan data inflasi PCE yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya.
Kesimpulan:
Harga emas masih memiliki peluang menguat menuju US$4.190 hingga US$4.200 apabila mampu mempertahankan momentum pembelian. Namun, jika tekanan jual meningkat, area US$4.160 menjadi zona yang perlu diperhatikan.
Secara keseluruhan, emas cenderung konsolidasi dengan peluang menguat, tetapi penembusan US$4.200 masih memerlukan dorongan sentimen dan momentum beli yang lebih kuat.
Sumber: Newsmaker.id