
Trending

hang-seng
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Hang Seng bergerak relatif datar di sekitar level 23.043 pada perdagangan Rabu(28/10), setelah penguatan Wall Street gagal memberikan dorongan signifikan. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, penguatan dolar, serta berkurangnya dukungan pembelian dari investor daratan Tiongkok menjadi faktor utama yang menahan pasar Hong Kong.
Sentimen positif sebenarnya datang dari Wall Street setelah Nasdaq naik 1,18% menjelang laporan keuangan perusahaan teknologi besar AS dan keputusan kebijakan Federal Reserve. Namun, kenaikan imbal hasil Treasury dan dolar yang lebih kuat berpotensi menekan valuasi saham teknologi Hong Kong.
Tekanan tambahan datang dari melemahnya aliran dana investor daratan Tiongkok. Sepanjang bulan ini, investor daratan tercatat melakukan aksi penjualan bersih saham Hong Kong sekitar HK$20 miliar, sehingga mengurangi salah satu sumber dukungan penting bagi pasar.
Di sisi lain, saham A-share di daratan Tiongkok diperdagangkan dengan premi sekitar 33% dibandingkan saham sejenis yang tercatat di Hong Kong. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya preferensi investor terhadap pasar domestik Tiongkok di tengah berbagai langkah dukungan dari Beijing.
Sejumlah saham masih mencatat kenaikan, termasuk Genscript Biotech sebesar 8,67%, Kingboard Laminates 6,77%, SMIC 4,10%, dan Z.AI 3,54%. Sebaliknya, AIA Group turun 2,90% dan Pop Mart melemah 1,59%, sementara pasar tetap menunggu arah kebijakan The Fed dan pergerakan imbal hasil AS.