
Trending

hang-seng
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Hang Seng naik 0,5% ke sekitar 23.217 pada perdagangan Senin (26/10), mencoba pulih setelah aksi jual tajam pekan sebelumnya. Penguatan terutama ditopang saham energi seiring kenaikan harga minyak, dengan PetroChina, Sinopec, dan CNOOC mencatat penguatan signifikan.
Namun, rebound pasar masih terbatas karena kekhawatiran terhadap prospek investasi kecerdasan buatan (AI) kembali menekan saham semikonduktor. Saham perusahaan tambang emas juga melemah mengikuti penurunan harga emas, sementara investor masih berhati-hati menjelang laporan kinerja perusahaan teknologi besar AS.
Dari sisi korporasi, Meituan menguat setelah mengusulkan penerbitan senior notes berdenominasi yuan, sementara Sinopharm Group turut mencatat kenaikan. Pergerakan tersebut membantu mengimbangi tekanan dari sektor teknologi dan menjaga indeks tetap berada di zona positif.
Investor juga mencermati Sidang Pleno Kelima China untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan ekonomi berikutnya. Sementara itu, data laba industri September dan PMI Oktober China yang akan dirilis pekan ini menjadi perhatian karena dapat memberikan gambaran mengenai momentum pemulihan ekonomi.
Pergerakan Hang Seng selanjutnya akan dipengaruhi oleh kombinasi harga minyak, kinerja saham teknologi global, kebijakan China, serta keputusan bank sentral utama. Investor masih perlu mencermati apakah penguatan sektor energi mampu mempertahankan pemulihan indeks di tengah kekhawatiran terhadap valuasi dan investasi AI. (srh)
Sumber: Newsmaker.id