
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Indeks dolar AS (DXY) melemah ke kisaran 101,6 pada perdagangan Senin(26/10), melanjutkan tekanan yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir. Investor cenderung berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan ini.
Meski The Fed diperkirakan menahan suku bunga, pasar masih melihat peluang kenaikan pada Desember karena tekanan inflasi belum sepenuhnya mereda. Prospek kebijakan tersebut membuat pergerakan dolar tetap sensitif terhadap setiap sinyal dari pernyataan bank sentral dan komentar Ketua The Fed setelah keputusan diumumkan.
Perhatian pasar juga tertuju pada kebijakan bank sentral utama lainnya. Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan diperkirakan mempertahankan suku bunga, sementara bank sentral Kanada dan Selandia Baru menghadapi tekanan untuk mempertimbangkan pengetatan lebih lanjut akibat inflasi yang masih tinggi.
Dari sisi ekonomi, investor menantikan rilis indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) dan estimasi awal produk domestik bruto AS kuartal ketiga. Kedua data tersebut akan memberikan gambaran terbaru mengenai tekanan inflasi dan kekuatan ekonomi AS sekaligus memengaruhi ekspektasi terhadap langkah The Fed pada Desember.
Pasar juga akan mencermati laporan keuangan Amazon, Alphabet, dan Microsoft untuk melihat kekuatan permintaan terhadap kecerdasan buatan. Kinerja perusahaan teknologi besar menjadi perhatian karena investasi AI selama ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi AS. Jika data ekonomi atau laporan korporasi mengecewakan, dolar berpotensi menghadapi tekanan tambahan.