
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan Rabu (21/10/2026), didukung kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan pemulihan harga minyak dunia di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap konflik Timur Tengah. Indeks Dolar AS (DXY) naik sekitar 0,1% menjadi 101,78, setelah sebelumnya sempat menyentuh 101,50 atau level terendah dalam hampir tiga pekan. Penguatan greenback terjadi ketika ketidakpastian penyelesaian konflik AS-Iran kembali meningkatkan permintaan terhadap aset aman, sementara kenaikan harga energi memperkuat kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.
Sebelumnya, dolar AS sempat melemah setelah data sektor perumahan Amerika Serikat menunjukkan hasil yang mengecewakan dan muncul spekulasi mengenai kemajuan perundingan Washington dengan Teheran. Harapan tersebut sempat menekan harga minyak dan mengurangi permintaan dolar sebagai aset aman. Namun, sentimen segera berbalik ketika ketidakpastian diplomasi kembali meningkat dan harga minyak bergerak naik. Analis Danske Bank, Jens Naervig Pedersen, menilai perubahan sentimen geopolitik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pemulihan dolar. Di sisi lain, pelemahan euro akibat kekhawatiran terhadap kondisi utang pemerintah Prancis turut memberikan dukungan terhadap penguatan greenback.
Meski berhasil menguat, prospek dolar AS masih menghadapi tantangan dari meningkatnya kekhawatiran investor terhadap besarnya investasi di sektor kecerdasan buatan (AI). Analis ING, Francesco Pesole, menilai kekhawatiran terhadap pembiayaan investasi AI membuat dolar lebih rentan melemah apabila harga minyak kembali turun. Penurunan harga energi berpotensi meredakan tekanan inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Namun, peluang pengetatan moneter lanjutan serta harga minyak yang masih tinggi dapat menjadi penopang dolar. Investor kini mencermati pergerakan harga energi, imbal hasil Treasury, dan keputusan suku bunga The Fed pada 27–28 Oktober untuk menentukan arah pasar valuta asing berikutnya.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id