
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (21/10/2026), didorong lonjakan saham teknologi setelah perkembangan positif dari SpaceX dan Tesla kembali membangkitkan optimisme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI). Indeks Nasdaq Composite melonjak 1,05% menjadi 26.702,86, sementara S&P 500 naik 0,58% ke level 7.757,17, sekaligus mencatat penguatan selama tiga hari berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average turut menguat 360,21 poin atau 0,69% dan ditutup pada posisi 52.856,09. Kenaikan ketiga indeks utama tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap saham teknologi setelah sebelumnya dibayangi kekhawatiran mengenai tingginya valuasi perusahaan AI.
Penguatan Wall Street terutama ditopang saham SpaceX yang melonjak 7% setelah perusahaan milik Elon Musk tersebut melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 161% pada kuartal ketiga. Sentimen positif semakin meningkat setelah Musk mengungkapkan bahwa SpaceX dan Tesla telah membentuk komite khusus untuk membahas kemungkinan merger kedua perusahaan. Kabar tersebut turut mendorong saham Tesla menguat lebih dari 3% menjelang publikasi laporan keuangannya. Di sisi lain, bisnis kecerdasan buatan SpaceX mencatat pertumbuhan hingga sembilan kali lipat, memperkuat optimisme terhadap prospek industri AI. Saham Advanced Micro Devices (AMD) naik lebih dari 3%, Nvidia menguat lebih dari 2%, sedangkan Micron Technology dan Marvell Technology masing-masing bertambah hampir 2%. ETF semikonduktor VanEck (SMH) juga mencatat kenaikan mendekati 2%.
Meski optimisme terhadap sektor teknologi kembali meningkat, investor masih mencermati risiko valuasi saham AI yang dinilai sudah relatif tinggi. Kepala Strategi Pasar Cresset, Joe Zidle, menilai perkembangan SpaceX menunjukkan bahwa industri AI masih memiliki ruang pertumbuhan dalam jangka panjang. Namun, kekhawatiran terhadap antusiasme pasar yang berlebihan dan potensi valuasi perusahaan yang terlalu mahal belum sepenuhnya mereda. Kondisi tersebut membuat investor semakin memperhatikan kemampuan perusahaan teknologi menghasilkan pertumbuhan pendapatan dan keuntungan yang sebanding dengan besarnya investasi. Ke depan, laporan keuangan perusahaan teknologi besar serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve akan menjadi faktor penting yang menentukan keberlanjutan penguatan Wall Street.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id