Saham Jepang Terkoreksi, Tekanan AI Seret Nikkei dari Rekor
Saham Jepang melemah pada perdagangan Kamis (04/06), dengan Nikkei 225 turun 1,36% ke level 67.470, sementara indeks Topix terkoreksi 1,11% ke 3.952. Pelemahan ini terjadi setelah pasar saham Jepang sebelumnya berada di area rekor tertinggi, sehingga investor mulai melakukan aksi ambil untung di tengah tekanan global.
Tekanan utama datang dari pelemahan sektor teknologi dan kecerdasan buatan atau AI. Bursa Jepang mengikuti sentimen negatif dari pasar global, terutama setelah prospek lemah dari produsen chip Amerika Serikat, Broadcom, membuat kekhawatiran terhadap sektor semikonduktor kembali meningkat.
Selain faktor teknologi, ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Iran juga menambah tekanan ke pasar. Kondisi ini menurunkan harapan terhadap tercapainya kesepakatan damai, sekaligus mendorong harga energi lebih tinggi, sehingga kekhawatiran inflasi dan arah suku bunga kembali menjadi perhatian utama investor.
Di antara saham utama, SoftBank Group anjlok 11,3% karena eksposurnya yang besar terhadap investasi berbasis AI. Saham lain yang ikut melemah antara lain Kioxia Holdings turun 1,5%, Fujikura turun 3,9%, Murata Manufacturing turun 5%, Taiyo Yuden turun 3,9%, dan Furukawa Electric melemah 3,8%. (asd)
Sumber: Newsmaker.id