• Thu, Jun 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 June 2026 11:37  |

Minyak Melemah, Stok Cushing Menipis Jadi Alarm

Harga minyak melemah setelah reli tiga hari beruntun, menyusul kesepakatan Israel dan Lebanon untuk gencatan senjata bersyarat jika Hezbollah juga menghentikan permusuhan. Brent diperdagangkan di sekitar US$97/barel dan WTI mendekati US$96/barel, setelah naik hampir 10% dalam tiga sesi pertama pekan ini. Dalam pernyataan bersama Israel, Lebanon, dan AS, kesepakatan itu mensyaratkan “penghentian tembakan sepenuhnya” dari Hezbollah yang didukung Iran.

Meski gencatan ini bisa mengurangi risiko jangka pendek, jalur utama yang menentukan harga tetap berada di negosiasi AS–Iran dan status Selat Hormuz. Washington dan Teheran disebut telah menyusun kerangka untuk memperpanjang gencatan dua bulan dan membuka kembali Hormuz, tetapi pembahasan detail tersendat dan bentrokan sporadis kembali terjadi. Media semi-resmi Tasnim mengutip Menlu Iran yang menyebut belum ada kemajuan nyata, serta memperingatkan Iran bisa menargetkan lokasi di Israel jika serangan ke Beirut berlanjut.

Keterlambatan penyelesaian membuat pasar kembali menimbang risiko pasokan dan pengetatan persediaan. Data AS menunjukkan stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma—titik serah WTI—turun untuk minggu keenam berturut-turut dan mendekati level minimum operasional, memperkecil “bantalan” jika arus Teluk belum pulih. Sejumlah analis menilai kondisi ini dapat menjaga bias harga tetap condong ke atas jika pembicaraan kembali buntu.

Trump mengatakan Selat Hormuz akan dibuka “segera” jika Iran menandatangani memorandum untuk menghentikan permusuhan, sambil menambahkan beberapa area perlu dibersihkan dari ranjau dan mengecilkan ancaman ranjau terhadap pelayaran komersial. Namun selama jalur tersebut belum benar-benar kembali normal, pasar tetap sensitif pada setiap perubahan narasi dan bukti arus kapal, mengingat sekitar seperlima pasokan minyak global biasanya melewati chokepoint itu sebelum perang.

Di Washington, DPR yang dipimpin Partai Republik melakukan pemungutan suara untuk menghentikan perang AS dengan Iran, menambah sinyal tekanan politik domestik menjelang pemilu paruh waktu. Namun langkah itu belum serta-merta mengubah operasi militer karena masih membutuhkan Senat dan dasar hukumnya diperdebatkan.

Pada perdagangan Asia pukul 12:30 di Singapura, Brent Agustus turun 0,9% ke US$96,97/barel, sementara WTI Juli turun 0,9% ke US$95,20/barel.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai