• Wed, Jun 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

3 June 2026 20:40  |

Emas Melemah Saat Risiko TimTeng Angkat Dolar dan Yield

Harga emas (XAU/USD) bergerak turun pada Rabu (3/6) dan bertahan di sekitar US$4.455, dengan penurunan sekitar 1,85% sepanjang pekan ini. Tekanan muncul ketika eskalasi terbaru di Timur Tengah meredupkan harapan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran dalam waktu dekat.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut pasukan AS mencegat sejumlah rudal balistik dan drone Iran yang menargetkan Kuwait dan Bahrain pada Selasa. Sebagai respons, AS melakukan serangan ke sebuah stasiun kendali darat militer Iran di Pulau Qeshm, yang berada di area Selat Hormuz.

Di sisi diplomasi, Presiden AS Donald Trump membantah laporan media Iran yang menyebut pembicaraan macet. Trump juga mengatakan Iran telah sepakat untuk tidak memiliki senjata nuklir, serta menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei terlibat dalam pembicaraan dengan AS.

Meski ada klaim negosiasi tetap berjalan, pasar masih cenderung memilih dolar AS sebagai aset lindung nilai karena status pembicaraan belum jelas, tensi kawasan bertahan, dan blokade di sekitar Selat Hormuz menjaga harga minyak tetap tinggi. Kenaikan minyak memperkuat kekhawatiran inflasi, menggeser fokus pasar ke risiko “energi mendorong harga” yang dapat menahan pelonggaran kebijakan moneter.

Dalam kerangka itu, ekspektasi suku bunga kembali menjadi faktor penekan emas: pasar menilai The Fed akan menahan suku bunga hingga akhir tahun, namun tetap memasang peluang sekitar 40% untuk kenaikan 25 bps pada pertemuan Desember. Ketika suku bunga dan yield bergerak lebih tinggi, daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil cenderung melemah, sekaligus memberi dukungan tambahan bagi dolar.

Dari sisi data, ADP Employment Change naik menjadi 122 ribu pada Mei dari 105 ribu pada April, di atas perkiraan 117 ribu, yang memperkuat persepsi ketahanan pasar tenaga kerja. Perhatian berikutnya tertuju pada rilis ISM Services PMI sesi AS, arah harga minyak terkait Selat Hormuz, serta pergerakan dolar dan yield AS sebagai penentu apakah tekanan emas berlanjut atau mulai mereda.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai