CPI AS Dingin, Bursa Eropa Rebound
Bursa saham Eropa ditutup sedikit menguat pada perdagangan Selasa (14/7) setelah data inflasi Amerika Serikat keluar lebih rendah dari perkiraan. Sentimen pasar membaik karena data tersebut meredakan kekhawatiran bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini.
Indeks Euro STOXX 50 naik tipis 0,2% ke level 6.283, sementara STOXX Europe 600 menguat 0,1% ke level 642. Penurunan inflasi utama dan inflasi inti AS membuat imbal hasil obligasi di sejumlah ekonomi besar ikut turun, sehingga memberi ruang napas bagi pasar saham.
Sektor perbankan Eropa ikut mendapat dorongan karena penurunan yield membantu memperbaiki ekspektasi kondisi kredit. Saham BNP Paribas, ING, dan Deutsche Bank masing-masing naik lebih dari 1%.
Saham perusahaan kelistrikan dan infrastruktur juga menguat, terutama yang memiliki eksposur terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau AI. Schneider naik 1,7%, sementara Siemens Energy melesat 3% karena investor kembali melirik saham-saham yang terkait kebutuhan infrastruktur AI.
Sementara itu, ASML naik 0,7% menjelang rilis laporan keuangannya. Dampaknya ke market, bursa Eropa mendapat sentimen positif dari CPI AS yang lebih dingin, tetapi investor masih akan mencermati harga minyak, konflik Timur Tengah, dan laporan keuangan emiten besar untuk menentukan arah berikutnya.(yds)
Sumber: Newsmaker.id