• Sat, Mar 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 August 2025 07:40  |

Minyak Tertahan di Terendah, IEA: Risiko Kelebihan Pasokan Membayangi

Harga minyak stabil di dekat level terendah dua bulan pada hari Kamis (14/8) setelah Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan bahwa pasar berada di jalur untuk mencapai rekor kelebihan pasokan tahun depan.

Brent diperdagangkan mendekati $66 per barel setelah ditutup pada level terendah sejak 5 Juni pada hari Rabu, sementara West Texas Intermediate berada di sekitar $63. Laporan bulanan IEA menunjukkan bahwa persediaan minyak global akan terakumulasi pada tingkat yang lebih cepat daripada rata-rata akumulasi selama tahun pandemi 2020.

Sementara itu, para pedagang memantau perkembangan menjelang pertemuan puncak antara presiden AS dan Rusia pada hari Jumat, mengingat pertemuan tersebut dapat mengakibatkan pelonggaran atau pengetatan sanksi Washington terhadap anggota OPEC+ tersebut.

Donald Trump memperingatkan bahwa ia akan memberikan "konsekuensi yang sangat berat" jika Vladimir Putin tidak menyetujui gencatan senjata, menyusul panggilan telepon dengan para pemimpin Eropa. Minyak telah kehilangan lebih dari 10% tahun ini setelah OPEC+ menyelesaikan pembalikan pembatasan produksi yang dimulai pada tahun 2023.

Pemerintah AS awal minggu ini memperkuat pandangannya untuk surplus pada tahun 2026, sementara IEA juga menaikkan perkiraannya untuk produksi di luar Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, terutama di Amerika.

Sementara itu, data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah nasional naik sekitar 3 juta barel minggu lalu ke level tertinggi dalam dua bulan. Kepemilikan sulingan dan persediaan di pusat penyimpanan utama di Cushing, Oklahoma, keduanya meningkat.

Spread cepat Brent—selisih antara dua kontrak terdekatnya—telah menyempit sebagai tanda bahwa kondisi jangka pendek menjadi kurang ketat. Metrik yang banyak diawasi berada di 49 sen per barel dalam backwardation, turun dari hampir $1 sebulan yang lalu.

Minyak Brent untuk pengiriman Oktober naik 0,3% menjadi $65,82 per barel pada pukul 08.32 pagi di Singapura.

Minyak WTI untuk pengiriman September naik 0,2% menjadi $62,79 per barel. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
BIAS23.com NM23 Ai