BoJ Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi Sejak 1995
Bank of Japan menaikkan suku bunga acuannya ke level tertinggi dalam 31 tahun pada pertemuan kebijakan Selasa (16/6), meski Gubernur Kazuo Ueda tidak hadir karena dirawat di rumah sakit pekan lalu.
BoJ menaikkan benchmark rate sebesar 25 basis poin menjadi 1%. Keputusan ini sesuai dengan ekspektasi mayoritas ekonom, dengan 49 dari 51 ekonom dalam survei Bloomberg memperkirakan langkah tersebut.
Kenaikan suku bunga ini menegaskan bahwa BoJ masih bergerak ke arah normalisasi kebijakan setelah bertahun-tahun mempertahankan suku bunga sangat rendah. Level 1% menjadi yang tertinggi sejak 1995, menandakan bank sentral Jepang semakin percaya diri bahwa tekanan harga dan kondisi ekonomi cukup mendukung kebijakan yang lebih ketat.
Bagi pasar, keputusan ini berpotensi memberi dukungan bagi yen karena selisih suku bunga Jepang dengan negara besar lain mulai menyempit. Namun, reaksi pasar tetap akan bergantung pada komunikasi BoJ berikutnya, terutama apakah kenaikan ini menjadi langkah tunggal atau bagian dari siklus pengetatan lebih lanjut.
Fokus investor selanjutnya tertuju pada pernyataan resmi BoJ, kondisi kesehatan Ueda, arah inflasi Jepang, serta respons pasar obligasi. Jika BoJ memberi sinyal kenaikan lanjutan, yield Jepang dan yen dapat tetap menjadi perhatian utama di pasar global.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id