Minyak Turun, Pasar Galau Antara Damai Ukraina dan Cut Rate
Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Senin (8/12), seiring pelaku pasar memantau perkembangan pembicaraan damai Ukraina–Rusia dan menunggu keputusan pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS pekan ini.
Minyak Brent turun 0,9% ke sekitar US$63,18 per barel, sementara WTI turun 1% ke kisaran US$59,51 per barel pada pukul 13.48 GMT. Penurunan sempat sedikit terpangkas setelah muncul kabar bahwa Irak menghentikan seluruh produksi di ladang minyak West Qurna 2 milik Lukoil, dengan kapasitas sekitar 460.000 barel per hari, akibat kebocoran di jalur pipa ekspor. Meski terkoreksi, kedua kontrak acuan ini masih bertahan tidak jauh dari level penutupan tertinggi sejak 18 November yang dicapai pada akhir pekan lalu.
Analis menilai, jika dalam waktu dekat tercapai kesepakatan damai terkait Ukraina, ekspor minyak Rusia berpotensi meningkat dan menekan harga lebih jauh.
Di sisi lain, data LSEG menunjukkan pasar kini memperkirakan sekitar 84% peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar seperempat poin pada rapat Selasa–Rabu, meski komentar para pejabat bank sentral mengisyaratkan pertemuan kali ini bisa menjadi salah satu yang paling “tajam” dan penuh perbedaan pandangan dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, kemajuan perundingan damai Ukraina masih berjalan lambat, dengan isu jaminan keamanan bagi Kyiv dan status wilayah yang dikuasai Rusia belum terselesaikan, bahkan ketika Presiden Donald Trump terus mendorong tercapainya kesepakatan dan Presiden Volodymyr Zelenskiy bertemu para pemimpin Eropa di London.(yds)
Sumber: Reuters.com