• Fri, Jun 5, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

5 June 2026 11:07  |

Minyak Stabil, Optimisme Deal AS–Iran Menahan Reli Tapi Risiko Hormuz Belum Hilang

Harga minyak bergerak stabil pada Jumat (05/6) setelah mencatat penurunan pertama pekan ini, karena pasar menimbang optimisme pembicaraan damai AS–Iran di tengah ketidakpastian gencatan Israel–Lebanon. Brent bertahan di sekitar US$95/barel setelah turun 2,8% pada Kamis, sementara WTI berada di kisaran US$93/barel.

Sentimen membaik setelah Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berjalan “baik”, meski Hezbollah yang didukung Teheran menolak gencatan Lebanon yang dimediasi AS. Pasar melihat headline yang terdengar konstruktif bisa memangkas sebagian “war premium”, tetapi belum cukup untuk menghapus premi risiko karena realisasi di lapangan masih rapuh.

Secara mingguan, WTI masih naik lebih dari 6%, mencerminkan betapa cepatnya pasar berubah dari optimisme ke kehati-hatian saat negosiasi memberi sinyal campuran. Namun kontrak minyak tetap turun sekitar seperlima sejak awal April, ketika AS dan Iran sempat menyepakati gencatan yang menghentikan lebih dari lima pekan pertempuran.

Analis menilai penurunan besar dari puncak pra-gencatan adalah “bagian termudah” karena pasar lega perang besar tidak pecah dan infrastruktur minyak kawasan relatif selamat. Penurunan lebih lanjut akan bergantung pada satu hal: pemulihan volume pelayaran di Selat Hormuz yang benar-benar terlihat, bukan sekadar pernyataan politik. Selama arus kapal masih terbatas, risiko pasokan tetap melekat dan membatasi ruang koreksi lebih dalam.

Risiko pasokan juga muncul dari sisi operasional: terminal ekspor minyak utama Oman di Mina Al Fahal dilaporkan menunda pemuatan setelah ledakan mengganggu operasi pelabuhan. Ini menjadi perhatian karena fasilitas tersebut berada di luar Hormuz dan termasuk salah satu jalur ekspor yang masih aktif di tengah konflik. Dengan kondisi pasar yang masih “headline-driven”, setiap gangguan fisik seperti ini bisa cepat menambah volatilitas harga.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai