
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Nikkei 225 melonjak 3,3% ke level 68.957 pada perdagangan Kamis (01/10), melanjutkan penguatan untuk sesi kedua berturut-turut sekaligus mencapai level tertinggi dalam enam pekan. Kenaikan tajam tersebut terutama didorong oleh saham teknologi dan perusahaan yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), menyusul prospek positif dari industri semikonduktor global.
Sentimen terhadap sektor chip menguat setelah Micron Technology memberikan proyeksi pendapatan yang optimistis untuk kuartal berjalan. Prospek tersebut menunjukkan permintaan terhadap chip memori yang digunakan dalam pengembangan AI masih kuat, sehingga meningkatkan ekspektasi investor terhadap pertumbuhan industri semikonduktor dan rantai pasok teknologi Jepang.
Saham-saham yang memiliki keterkaitan dengan sektor chip dan AI menjadi penggerak utama indeks. Kioxia Holdings naik 5,6%, Advantest melonjak 9,8%, Taiyo Yuden menguat 8,3%, Murata Manufacturing naik 8,4%, sementara Lasertec mencatat kenaikan terbesar sebesar 11,1%. Penguatan tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap perusahaan Jepang yang berperan dalam ekosistem AI global.
Namun, tidak seluruh saham bergerak positif. Nidec anjlok 10,8% setelah auditor perusahaan tersebut menolak memberikan opini atas laporan keuangan yang telah lama dinantikan. Pergerakan tersebut menjadi kontras dengan penguatan luas di sektor teknologi dan menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap AI belum sepenuhnya menghilangkan risiko spesifik perusahaan.
Di sisi ekonomi domestik, data bank sentral Jepang menunjukkan sentimen manufaktur meningkat pada kuartal ketiga dan mencapai level tertinggi dalam lebih dari delapan tahun. Kondisi bisnis secara keseluruhan juga berada pada level yang paling menguntungkan dalam beberapa dekade. Kombinasi perbaikan sentimen bisnis dan kuatnya permintaan teknologi global menjadi katalis bagi Nikkei, sementara investor kini mencermati apakah momentum penguatan mampu membawa indeks mendekati level 69.000.