
Trending

usdjpy
Sumber: Newsmaker.id
Yen Jepang sempat menguat terhadap dolar AS setelah pernyataan Wakil Gubernur Bank of Japan (BoJ) Uchida mengenai dampak kecerdasan buatan terhadap ekonomi dan inflasi. USD/JPY sempat turun menuju 157,50 sebelum kembali bergerak di atas 158. Pergerakan tersebut menunjukkan pasar masih sensitif terhadap setiap sinyal kebijakan BoJ, terutama menjelang pidato Gubernur BoJ Kazuo Ueda.
Ueda dijadwalkan menyampaikan pidato pada Selasa (6/10) dan menjadi pernyataan penting pertamanya sejak BoJ menaikkan suku bunga pada 18 September menjadi 1,25%. Investor akan mencari petunjuk mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga berikutnya pada pertemuan 30 Oktober. Saat ini, pasar memperkirakan peluang kenaikan tersebut masih sekitar 25%, sehingga nada hawkish dari Ueda berpotensi memberikan dukungan tambahan bagi Yen.
Sebelumnya, Uchida mengatakan perkembangan kecerdasan buatan dapat menjadi kejutan positif terhadap permintaan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan harga. Ia juga menilai perkembangan AI membuat kondisi keuangan secara keseluruhan menjadi lebih longgar. Pernyataan tersebut menarik perhatian karena peningkatan investasi dan permintaan akibat AI dapat menjadi salah satu faktor yang menjaga tekanan inflasi Jepang tetap tinggi.
Selain pernyataan BoJ, investor juga menunggu data upah Jepang yang akan dirilis Selasa malam waktu Jepang. Pertumbuhan upah Agustus diperkirakan melambat menjadi 3,7% secara tahunan dari 4,7% sebelumnya. Jika pertumbuhan upah tetap kuat, pasar dapat melihatnya sebagai alasan tambahan bagi BoJ untuk melanjutkan normalisasi kebijakan. Sebaliknya, perlambatan tajam dapat membuat bank sentral lebih berhati-hati dalam menaikkan suku bunga.