
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Pasar kripto kembali mendapat dukungan dari melemahnya data tenaga kerja Amerika Serikat yang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Bitcoin bergerak di sekitar US$86.000 setelah sempat mendekati US$87.000 pada perdagangan Senin (5/10), sementara Ethereum berada di sekitar US$2.700, XRP sekitar US$1,52, Solana di kisaran US$120–121, dan BNB sekitar US$790. Namun, penguatan belum merata karena pasar masih menghadapi tekanan dari yield Treasury AS yang tinggi.
Bitcoin menjadi aset utama dengan dukungan institusional paling kuat. ETF Bitcoin spot AS mencatat arus dana masuk sekitar US$241 juta pada pekan lalu, menjadi minggu ketiga berturut-turut mencatat inflow. Sentimen pasar juga masih berada di zona Greed dengan indeks Fear & Greed di level 70. Kombinasi arus dana institusional dan ekspektasi Fed yang lebih lunak menjadi katalis positif bagi BTC, meski level US$87.000 masih menjadi penghalang penting untuk kenaikan berikutnya.
Ethereum justru menghadapi kondisi yang lebih beragam. ETH masih bertahan di atas US$2.700, tetapi ETF Ethereum spot AS mencatat outflow sekitar US$138 juta sepanjang pekan lalu setelah sebelumnya menerima inflow US$690 juta. Ini menunjukkan minat institusional terhadap Ethereum belum sekuat Bitcoin. Di sisi lain, XRP dan Solana menunjukkan arus dana yang lebih positif. ETF XRP mencatat inflow sekitar US$4,7 juta, sedangkan ETF Solana menerima sekitar US$2,4 juta pada pekan yang sama.
XRP dan Solana juga memiliki katalis fundamental masing-masing. XRP bertahan di sekitar US$1,52 dengan dukungan arus dana ETF dan meningkatnya minat terhadap aset yang terkait dengan ekosistem pembayaran digital. Solana berada di sekitar US$120 dan masih mendapat dukungan dari arus dana ETF serta aktivitas ekosistemnya. Namun, SOL mengalami tekanan harian lebih besar dibandingkan beberapa major crypto lain, sehingga investor masih membutuhkan konfirmasi bahwa kenaikan tersebut didukung permintaan spot yang berkelanjutan.
BNB juga memiliki fundamental yang relatif berbeda karena berkaitan langsung dengan ekosistem BNB Chain dan Binance. BNB berada di sekitar US$790, dengan ekosistem yang terus dikembangkan melalui peningkatan kapasitas jaringan, infrastruktur pembayaran, serta penggunaan untuk DeFi dan aplikasi on-chain. BNB Chain juga memiliki mekanisme burn yang secara berkala mengurangi jumlah token beredar. Selain itu, rencana ETF BNB yang memasukkan fitur staking berpotensi memperluas daya tariknya bagi investor institusional.
Analisa Newsmaker :
Fundamental pasar kripto saat ini mulai menunjukkan rotasi modal, tetapi belum menjadi rally yang merata. Bitcoin masih menjadi penerima manfaat utama dari arus institusional, sementara XRP dan Solana mulai mendapatkan dukungan ETF dan BNB ditopang perkembangan ekosistem. Ethereum justru perlu membuktikan kembali kekuatan permintaan institusional setelah terjadi outflow ETF. Ke depan, FOMC Minutes, arah yield Treasury, dolar, dan data inflasi AS akan menjadi penentu apakah rebound crypto dapat berkembang menjadi tren naik yang lebih kuat atau kembali masuk fase konsolidasi.
Sumber : Newsmaker.id