
Trending

eurusd
Sumber: Newsmaker.id
Euro rebound dari level terlemahnya dalam sekitar satu setengah tahun dan bergerak sedikit di bawah US$1,12 pada perdagangan Selasa (13/10). Pemulihan terjadi ketika kenaikan harga minyak mulai mereda, sementara Dolar AS dan yield Treasury bergerak turun. Kondisi tersebut memberikan sedikit ruang bagi EUR/USD untuk mengurangi tekanan setelah sebelumnya mengalami pelemahan cukup panjang.
Namun, penguatan Euro masih menghadapi sejumlah hambatan. Inflasi yang dipicu kenaikan harga energi masih menjadi perhatian karena dapat menjaga tekanan harga di kawasan Euro. Di sisi lain, aktivitas ekonomi yang relatif bertahan membuat ekspektasi penurunan suku bunga menjadi lebih terbatas. Kondisi ini membuat pasar kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter tetap ketat.
Perhatian juga tertuju pada kondisi fiskal Prancis. Pemerintah Prancis menargetkan penurunan defisit anggaran menjadi sekitar 5% dari PDB, tetapi rencana tersebut masih menghadapi ketidakpastian karena pemerintah perlu mendapatkan dukungan parlemen untuk melakukan pengurangan belanja. Ketidakpastian mengenai kondisi keuangan negara dapat membatasi daya tarik Euro dan membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset Eropa.
Dari sisi kebijakan moneter, pasar saat ini memperkirakan ECB dan The Fed sama-sama berpotensi menaikkan suku bunga pada Desember. Perbedaan arah kebijakan kedua bank sentral akan menjadi faktor penting bagi EUR/USD. Jika tekanan inflasi Eropa tetap tinggi dan ECB mempertahankan sikap hawkish, Euro bisa mendapatkan dukungan. Namun, jika The Fed terlihat lebih agresif, Dolar berpotensi kembali unggul.
Newsmaker melihat, rebound Euro saat ini masih bersifat rapuh. Pelemahan Dolar dan turunnya yield memberikan ruang bagi EUR/USD untuk pulih, tetapi masalah inflasi energi dan kondisi fiskal Prancis masih menjadi beban. Fokus pasar berikutnya tertuju pada CPI AS hari Rabu dan komentar pejabat ECB dalam pertemuan IMF–World Bank untuk menentukan apakah rebound Euro dapat berlanjut atau kembali kehilangan tenaga.
Sumber : Newsmaker.id