
Trending

audusd
Sumber: Newsmaker.id
Dolar Australia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Asia, Kamis (5/11/2026), setelah laporan neraca perdagangan Australia menunjukkan peningkatan surplus yang signifikan. Pasangan AUD/USD bergerak di sekitar level 0,7010, melanjutkan penguatan selama dua hari berturut-turut. Kenaikan tersebut didorong oleh membaiknya kinerja perdagangan internasional Australia serta melemahnya dolar AS di tengah perubahan sentimen politik dan ekonomi global.
Surplus perdagangan Australia pada September meningkat tajam menjadi A$2,826 miliar, dibandingkan surplus bulan sebelumnya yang direvisi menjadi A$185 juta dari laporan awal sebesar A$495 juta. Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan ekspor sebesar 2,3%, sementara impor mengalami penurunan 3,3%. Kondisi ini mencerminkan membaiknya kinerja perdagangan luar negeri Australia, sekaligus memberikan dukungan terhadap mata uang domestik karena meningkatnya penerimaan dari aktivitas ekspor.
Penguatan dolar Australia juga didukung oleh pelemahan dolar AS setelah Partai Demokrat memenangkan kendali atas kedua kamar Kongres dalam pemilu sela Amerika Serikat. Hasil tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan terhambatnya sejumlah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump, termasuk rencana belanja pemerintah dan kebijakan fiskal lainnya. Selain itu, meningkatnya harapan berakhirnya konflik Timur Tengah mendorong penurunan tajam harga minyak dunia, sehingga meredakan tekanan inflasi dan memberikan tekanan tambahan terhadap dolar AS.
Meski demikian, pelemahan dolar AS masih dibatasi oleh data ekonomi domestik yang menunjukkan kondisi relatif solid. Laporan ADP mencatat penambahan 86.000 pekerjaan sektor swasta pada Oktober, melampaui perkiraan pasar sebesar 69.000. Sementara itu, indeks ISM Services PMI sedikit turun menjadi 54,5 dari sebelumnya 54,9, tetapi masih berada.