
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tajam pada perdagangan Rabu (4/11/2026), setelah hasil pemilu paruh waktu menunjukkan kemenangan Partai Demokrat di Kongres dan meningkatkan optimisme investor terhadap arah kebijakan ekonomi Washington.
Indeks S&P 500 naik 1,6%, Dow Jones Industrial Average melonjak 1.569 poin dan mencapai level tertinggi dalam dua bulan, sementara Nasdaq Composite menguat 0,9%. Penguatan tersebut didorong harapan bahwa perubahan keseimbangan politik AS dapat membatasi ekspansi fiskal lebih lanjut, sekaligus mengurangi tekanan terhadap pasar obligasi.
Sentimen positif juga diperkuat oleh penurunan harga minyak dunia setelah meningkatnya tekanan politik terhadap perang AS-Iran membuka harapan meredanya konflik. Pelemahan harga energi membantu mengurangi kekhawatiran inflasi, sementara penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut mendukung saham-saham yang sensitif terhadap biaya pembiayaan. Sektor keuangan memimpin penguatan, dengan JPMorgan Chase melonjak 4,2% dan Berkshire Hathaway naik 3,9%. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap saham di tengah ekspektasi stabilitas pasar keuangan dan berkurangnya risiko tekanan inflasi.
Saham teknologi utama turut menguat meskipun kekhawatiran terhadap tingginya kebutuhan pembiayaan investasi kecerdasan buatan (AI) belum sepenuhnya mereda. Microsoft melesat 6,7%, didukung laporan keuangan kuartalan yang kuat pada pekan sebelumnya, sementara Alphabet naik 3,2% dan Meta Platforms menguat 1,4%. Namun, saham semikonduktor justru mengalami tekanan setelah kemenangan Demokrat meningkatkan ekspektasi pengawasan regulasi yang lebih ketat terhadap industri AI. Investor kini mencermati arah kebijakan fiskal, perkembangan hubungan AS-Iran, serta prospek investasi teknologi untuk menilai keberlanjutan reli Wall Street.
Sumber: Newsmaker.id