
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Selasa (3/11/2026), seiring meningkatnya kehati-hatian investor menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat (AS).
Indeks STOXX 50 dan STOXX 600 masing-masing turun sekitar 0,5%, meskipun berhasil memangkas pelemahan dari posisi terendah sesi. Bursa Inggris dan Spanyol mencatat tekanan lebih besar, sementara pasar Jerman dan Prancis melemah lebih terbatas, sedangkan Italia relatif stabil.
Tekanan terbesar berasal dari sektor sumber daya dasar yang merosot hampir 2%, mengikuti pelemahan harga emas, perak, dan tembaga di tengah ketidakpastian diplomasi AS-Iran. Saham ritel juga turun lebih dari 1,5%, disusul sektor minyak dan gas yang melemah hampir 1% akibat penurunan harga minyak dunia. Sektor teknologi terkoreksi sekitar 0,9%, dengan saham SAP turun sekitar 2% dan ASML turut melemah. Saham Inditex, Banco Santander, L'Oréal, dan Linde juga berakhir di zona negatif.
Namun, sejumlah saham mampu melawan tekanan pasar. Bayer melonjak lebih dari 4,5% setelah menaikkan proyeksi laba 2026, sementara Philips menguat hampir 5% berkat kinerja laba yang melampaui ekspektasi. Saham LVMH turut naik sekitar 2%. Pergerakan yang beragam ini menunjukkan investor semakin selektif menjelang hasil pemilu AS, yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan ekonomi, perdagangan, dan sentimen pasar keuangan global.
Kesimpulan Newsmaker: Bursa Eropa masih menghadapi tekanan jangka pendek, tetapi pelemahan belum merata ke seluruh sektor. Hasil pemilu AS dan perkembangan perundingan AS-Iran akan menjadi faktor penting bagi arah pasar berikutnya.
Sumber: Newsmaker.id