Bursa Jepang Meroket, Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi Baru
Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Selasa (16/06), didukung kenaikan sektor real estat, perbankan, dan tekstil. Di akhir perdagangan Tokyo, indeks Nikkei 225 naik 0,21% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Penguatan indeks ditopang oleh beberapa saham utama. Fujikura Ltd. menjadi salah satu penggerak terbesar setelah naik 9,02% atau 392 poin ke level 4.738. Mitsui Mining and Smelting Co. juga menguat 8,53% atau 3.810 poin ke 48.500, sementara Sumitomo Electric Industries Ltd. naik 6,85% atau 790 poin ke 12.320.
Namun, tidak semua saham bergerak positif. Obayashi Corp. menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam setelah turun 4,48% atau 149 poin ke 3.178. Disco Corp. melemah 4,34% atau 3.700 poin ke 81.550, sedangkan Kajima Corp. turun 3,77% atau 231 poin ke 5.899.
Meski Nikkei berhasil mencetak rekor baru, jumlah saham yang melemah di Bursa Efek Tokyo lebih banyak dibandingkan saham yang menguat. Tercatat 2.326 saham melemah, 1.201 saham menguat, dan 242 saham stagnan. Sementara itu, indeks volatilitas Nikkei turun 6,71% ke level 34,78, menunjukkan tekanan volatilitas pasar mulai mereda.
Dari pasar komoditas, harga minyak mentah untuk pengiriman Juli turun 0,37% ke US$80,45 per barel, sementara Brent untuk pengiriman Agustus melemah 0,55% ke US$82,71 per barel. Kontrak emas berjangka Agustus juga turun 0,11% ke US$4.346,92 per troy ounce. Di pasar valuta asing, USD/JPY turun 0,07% ke 160,20, EUR/JPY melemah 0,12% ke 185,62, sedangkan Indeks Dolar AS naik tipis 0,06% ke 99,44. (asd)
Sumber: Newsmaker.id