Tencent Seret Hang Seng ke Zona Merah!
Indeks Hang Seng turun 1,4% ke 24.493,95 pada perdagangan Hong Kong, mencatat pelemahan harian terbesar sejak 4 Juni. Koreksi ini terjadi setelah indeks sempat menguat 0,5% pada sesi sebelumnya, menunjukkan momentum rebound belum cukup kuat untuk bertahan.
Tekanan utama datang dari saham teknologi dan properti. Tencent Holdings menjadi pemberat terbesar indeks setelah turun 2,7%, sementara Longfor Group Holdings mencatat penurunan terdalam dengan pelemahan 8,9%. Secara keseluruhan, 74 dari 93 saham dalam indeks ditutup melemah, sementara hanya 17 saham yang menguat.
Seluruh sektor berada di zona merah, dipimpin oleh saham perdagangan dan industri. Pelemahan yang luas ini menunjukkan tekanan pasar tidak hanya berasal dari satu emiten besar, tetapi mencerminkan sentimen yang lebih berhati-hati terhadap aset Hong Kong setelah reli singkat sebelumnya.
Secara kinerja, Hang Seng masih turun 1,2% pada kuartal berjalan dan melemah 5,7% dalam 30 hari terakhir. Dalam lima hari terakhir, indeks turun 0,3%. Meski dalam 52 pekan terakhir masih naik 1,8%, performanya tertinggal jauh dibanding MSCI AC Asia Pacific Index yang naik 41% pada periode yang sama.
Dari sisi valuasi, Hang Seng diperdagangkan pada rasio price-to-earnings 12,9 kali secara trailing dan 11,2 kali berdasarkan estimasi laba tahun depan. Dividend yield indeks berada di 2,8%, sementara total kapitalisasi pasar anggotanya mencapai HK$29,7 triliun.
Kenaikan volatilitas turut memperkuat sikap hati-hati investor. Volatilitas harga 30 hari naik ke 17,92%, dari 17,61% pada sesi sebelumnya dan di atas rata-rata bulanan 16,96%. Fokus pasar berikutnya berada pada arus dana asing, sentimen terhadap saham teknologi China, sektor properti, serta apakah indeks mampu bertahan di atas area rendahnya dalam 52 pekan.(asd)
Sumber: Newsmaker.id