Topix Menguat, Rotasi Sektor Kembali Terlihat
Saham Jepang menguat pada Rabu setelah pasar menangkap sinyal de-eskalasi konflik Timur Tengah, menyusul laporan bahwa AS menyusun rencana 15 poin untuk membantu mengakhiri perang Iran. Indeks Topix ditutup naik 2,6% ke 3.650,99, sementara Nikkei 225 menguat 2,9% ke 53.749,62.
Penguatan berlangsung luas, dengan sekitar 90% saham anggota Topix mencatat kenaikan. Katalis utama datang dari sektor peralatan listrik dan perbankan, yang menjadi kontributor terbesar bagi kenaikan indeks, mencerminkan membaiknya risk appetite ketika pasar menilai peluang gencatan senjata mulai meningkat.
IwaiCosmo Securities menilai meski ketidakpastian masih tinggi, perkembangan menuju gencatan senjata tampak mulai “menguat” setelah konflik berjalan hampir sebulan. Jika tensi geopolitik benar-benar mereda, harga minyak berpotensi turun dan ekuitas bisa melanjutkan penguatan, meski untuk saat ini pasar dinilai masih berada pada fase konsolidasi di level yang baru.
Di sisi lain, pelemahan selektif muncul pada saham software. Baycurrent dan Shift termasuk yang turun paling dalam di Nikkei, mengikuti tekanan di saham-saham sejenis di Asia setelah laporan mengenai pengembangan alat AI baru dari Amazon memunculkan kembali kekhawatiran disrupsi dan tekanan permintaan untuk produk legacy di sektor tersebut.
Ke depan, pasar Tokyo diperkirakan tetap sensitif terhadap dua variabel utama: kejelasan jalur diplomasi AS–Iran (yang berdampak pada premi risiko energi) dan arah rotasi sektor dari defensif ke siklis jika minyak benar-benar melemah. Sementara itu, sektor teknologi tertentu dapat tetap volatil karena risiko disrupsi AI. (asd)
Sumber: Newsmaker.id