Hang Seng Turun 1,1%, Tensi AS–Iran Tekan Selera Risiko
Saham Hong Kong melemah pada Kamis seiring memanasnya kembali bentrokan AS–Iran yang menekan selera risiko global. Hang Seng Index turun 270 poin (1,1%) ke 25.364, memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya dan mengikuti koreksi Wall Street semalam.
Investor cenderung lebih defensif karena khawatir eskalasi Timur Tengah bisa mengganggu gencatan senjata yang rapuh dan menambah risiko terhadap pertumbuhan global. Nada hati-hati ini membuat tekanan meluas ke berbagai sektor di Hong Kong, bukan hanya pada saham tertentu.
Saham teknologi menjadi pemberat utama. Lenovo turun 3,6% seiring melemahnya saham teknologi AS, sementara saham finansial dan ritel ikut tertekan. Sejumlah emiten besar yang melemah antara lain Tencent (-0,5%), SMIC (-1,8%), AIA (-1,0%), Xiaomi (-1,1%), dan Meituan (-1,9%).
Di tengah pelemahan luas, ada beberapa pengecualian. Pop Mart International naik 1,8% dan Kuaishou Technology menguat 0,7%, menjadi sedikit penahan penurunan indeks.
Arah berikutnya akan sangat bergantung pada dua hal: apakah tensi AS–Iran mereda atau makin melebar, serta bagaimana pasar global merespons pergerakan minyak dan imbal hasil obligasi. Selama headline geopolitik masih dominan, Hang Seng cenderung tetap sensitif terhadap perubahan risk-on/risk-off.(asd)
Sumber : Newsmaker.id