Hang Seng Turun 1% saat Lonjakan Harga Minyak Picu Risk-Off di Asia
Indeks Hang Seng melemah 256 poin atau 1,0% ke level 25.600 pada Senin (13/04), berbalik dari kenaikan pekan lalu. Hal ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dan menekan sentimen risiko global.
Tekanan pasar muncul saat investor menilai kembali risiko pasokan energi akibat ketidakstabilan di jalur-jalur utama, memicu pergeseran ke aset defensif di kawasan Asia. Hang Seng juga mengikuti pelemahan regional, dengan futures indeks saham AS mengarah turun di tengah volatilitas pasar energi yang meningkat.
Sejumlah sektor defensif membantu menahan penurunan, termasuk saham terkait mineral energi, manufaktur produsen, dan process industries. Namun pelemahan saham teknologi berkapitalisasi besar serta saham broker membebani indeks, sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat kenaikan energi.
Beberapa saham yang menjadi penekan utama antara lain Tencent (-1,3%), Mirxes (-20,2%), Xiaomi (-1,9%), Semiconductor Manufacturing International (-2,2%), dan Guotai Junan International (-6,8%). (asd)
Sumber: Newsmaker.id