• Wed, Jun 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

3 June 2026 07:22  |

Saham Asia Menguat Tipis, Yen Dekati 160 Saat AI Rally Berlanjut

Saham Asia bergerak menguat tipis pada Rabu (03/6), mengikuti Wall Street yang kembali ditopang reli saham bertema kecerdasan buatan (AI). Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2%, dengan bursa Jepang dan Australia menguat, sementara Korea Selatan libur. Penguatan ini terjadi setelah S&P 500 menutup Selasa di rekor baru dan mencatat hari kesembilan berturut-turut naik, didorong lonjakan indeks saham chip hampir 6%.

Meski sentimen risk-on masih dominan, pasar tetap berhati-hati karena harga energi kembali menguat. Brent naik sekitar 0,8% ke US$96,75/barel di tengah laporan serangan rudal dan peningkatan aktivitas militer. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan pasukan AS menggagalkan sejumlah rudal balistik dan drone Iran, serta melakukan serangan “self-defense” ke Pulau Qeshm sebagai respons atas upaya serangan Iran di kawasan.

Dolar AS menguat terhadap seluruh mata uang G-10, sementara yen diperdagangkan dekat level 160 per dolar yang sensitif terhadap risiko intervensi Jepang. Pasar menanti pidato Gubernur BoJ Kazuo Ueda untuk petunjuk arah suku bunga, di saat trader yen menilai risiko intervensi meningkat dalam dua pekan ke depan karena yen kembali menguji batas psikologis tersebut.

Di sisi komoditas dan kripto, Bitcoin melemah ke sekitar US$66.700. Di pasar obligasi AS, Treasury melemah dari posisi terbaik sebulan terakhir setelah data pasar tenaga kerja awal pekan ini memperkuat taruhan bahwa langkah The Fed berikutnya bisa berupa kenaikan suku bunga. Data menunjukkan job openings AS naik pada April ke level tertinggi hampir dua tahun, sementara PHK turun, mengindikasikan ketahanan pasar kerja.

Di geopolitik, Presiden Donald Trump tetap menyatakan optimistis kesepakatan sementara AS–Iran bisa segera tercapai, dan membantah laporan media Iran bahwa pembicaraan dihentikan. Mehr melaporkan Teheran tengah menyiapkan “teks final” untuk dikirim ke AS. Namun pasar energi tetap fokus pada Selat Hormuz yang arus komersialnya masih terbatas, sehingga harga minyak dan ekspektasi inflasi tetap menjadi variabel kunci yang menentukan arah suku bunga dan selera risiko.

5 inti poin

- Saham Asia naik tipis; MSCI Asia Pacific +0,2% mengikuti rekor baru Wall Street.

- Tema AI dan saham chip tetap memimpin reli, mendorong risk-on global.

- Brent naik ke US$96,75 di tengah eskalasi dan laporan aksi militer AS–Iran.

- Yen dekat 160; pasar menanti pidato BoJ Ueda dan risiko intervensi meningkat.

- Dolar menguat, Treasury melemah, Bitcoin turun ke US$66.700 seiring pasar memikirkan suku bunga The Fed.(asd)

Source: Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai