Wall Street Goyah, Saham Teknologi Tertekan Jelang Fed
Bursa saham Amerika Serikat bergerak melemah pada perdagangan Rabu (29/7) menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve dan laporan keuangan perusahaan teknologi besar. S&P 500 turun tipis, sementara Dow Jones merosot lebih dari 400 poin.
Tekanan pasar terutama berasal dari saham teknologi dan produsen cip. Investor masih khawatir besarnya belanja infrastruktur kecerdasan buatan belum mampu menghasilkan keuntungan yang sebanding.
Saham Microsoft dan Meta turun lebih dari 0,5% menjelang laporan keuangan setelah penutupan pasar. Hasil kedua perusahaan akan menjadi petunjuk penting mengenai keberlanjutan investasi AI dan prospek sektor teknologi.
Saham produsen memori relatif stabil meskipun laporan kinerja SK Hynix dinilai kurang memuaskan. Sementara itu, saham Visa turun sekitar 1% meski perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan pada kuartal sebelumnya.
Pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga. Namun, kemungkinan adanya anggota FOMC yang mendukung kenaikan bunga menunjukkan perbedaan pandangan di dalam bank sentral masih cukup besar.
Kenaikan harga minyak akibat serangan baru antara Amerika Serikat dan Iran turut meningkatkan risiko inflasi. Selama tekanan pada saham teknologi, harga energi, dan ketidakpastian The Fed bertahan, Wall Street berpotensi tetap bergerak tidak stabil.(yds)
Sumber: Newsmaker.id